Octaviani, Cut (2026) Hubungan Pengetahuan Peserta BPJS Kesehatan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Puskesmas Mangunjaya 2025. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Cut Octaviani.pdf Download (576kB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (145kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (163kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (179kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (85kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (160kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (462kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (81kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai cakupan kepesertaan yang luas di Indonesia, namun implementasinya masih dihadapkan pada tantangan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai hak dan prosedur layanan, khususnya di bidang kesehatan gigi dan mulut. Data morbiditas JKN tahun 2023 menunjukkan penyakit gigi dan mulut menempati peringkat kelima penyakit rawat jalan, dengan lebih dari 5,2 juta kasus ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Di Puskesmas Mangunjaya, Kabupaten Bekasi, tercatat 1.050 kunjungan peserta BPJS ke Poli Gigi dalam periode Januari-Juli 2025, mengindikasikan tingginya angka pemanfaatan layanan. Namun, hasil pra-penelitian pada September 2025 terhadap 10 responden menunjukkan bahwa 70% masih memiliki tingkat pemanfaatan yang rendah, meskipun 70% lainnya memiliki pengetahuan sedang hingga tinggi. Kesenjangan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan yang memadai belum tentu diikuti dengan pemanfaatan layanan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan peserta BPJS Kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Mangunjaya. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 32 responden yang dipilih secara accidental sampling. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value = 0,003), dengan Odds Ratio 11,667, yang berarti peserta berpengetahuan baik memiliki peluang 11,7 kali lebih besar untuk memanfaatkan layanan secara optimal. Temuan ini menekankan pentingnya strategi edukasi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan gigi melalui program JKN.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Pemanfaatan Layanan, BPJS Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut, Puskesmas, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | CUT OCTAVIANI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:33 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:33 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8072 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
