Risnawati, Risnawati (2026) Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kesehatan Jaringan Periodontal pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Peserta Prolanis di Puskesmas Nanggeleng Kota Sukabumi. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Risnawati - Copy.pdf Download (647kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (165kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (184kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (618kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (281kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (240kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (182kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan umum, terutama pada lansia penderita Diabetes Melitus (DM) yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit periodontal akibat kontrol glukosa darah yang buruk dan rendahnya pengetahuan kesehatan gigi. Kondisi ini dapat memperparah inflamasi jaringan periodontal sehingga memengaruhi kualitas hidup. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan jaringan periodontal pada lansia penderita DM peserta Prolanis di Puskesmas Nanggeleng Kota Sukabumi. Metode: Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari lansia penderita DM yang terdaftar sebagai peserta Prolanis, dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner, sedangkan status periodontal diukur menggunakan indeks CPITN. Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki tingkat pengetahuan kategori baik, namun status periodontal terbanyak berada pada kategori sedang. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita DM. Kesimpulannya: semakin baik pengetahuan lansia mengenai pemeliharaan kesehatan gigi, semakin baik pula kondisi jaringan periodontalnya. Penelitian ini dapat menjadi dasar bagi puskesmas dalam meningkatkan edukasi kesehatan gigi pada peserta Prolanis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut, Jaringan Periodontal, Diabetes Melitus, Prolanis | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | RISNAWATI RISNAWATI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 06:50 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 06:50 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8051 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
