Penerapan Kombinasi Terapi Slow Deep Breathing Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Fatigue Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Yanti, Gina (2026) Penerapan Kombinasi Terapi Slow Deep Breathing Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Fatigue Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (707kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (615kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (938kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (558kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (757kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (663kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (547kB)
[img] Text
DAPTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (559kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Proses hemodialisis yang dilakukan secara rutin dan jangka panjang berdampak pada kondisi fisik dan psikologis pasien, seperti gangguan tidur, nyeri, kecemasan, hingga fatigue (kelelahan). Fatigue menjadi keluhan paling umum pada pasien hemodialisa dengan prevalensi mencapai 92,2%. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi fatigue adalah kombinasi terapi slow deep breathing dan aromaterapi lavender.. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan kombinasi terapi slow deep breathing dan aromaterapi lavender terhadap fatigue pada pasien hemodialisis di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode : Karya ilmiah ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien hemodialisis yang mengalami fatigue. Tingkat fatigue diukur menggunakan instrumen Fatigue Severity Scale (FSS). Intervensi diberikan selama dua kali pertemuan dengan menerapkan teknik slow deep breathing dan inhalasi aromaterapi lavender selama 15 20 menit. Hasil : Hasil penerapan menunjukkan penurunan tingkat fatigue pada kedua pasien. Skor FSS pasien pertama menurun dari 44 menjadi 37, sedangkan pasien kedua menurun dari 42 menjadi 36. Kesimpulan : Kombinasi terapi slow deep breathing dan aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan fatigue pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Soekardjo. Saran: Pasien hemodialisa dan keluarganya disarankan untuk aktif melakukan terapi slow deep breathing dan aromaterapi lavender sebagai upaya mandiri untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kenyamanan selama terapi hemodialisis. Kata kunci: Aromaterapi Lavender, Fatigue, Hemodialisis, Slow Deep Breathing.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDTriguna, Yudi4008087901UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDIndriani, Novi4028118601UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Aromaterapi Lavender, Fatigue, Hemodialisis, Slow Deep Breathing
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > NERS
Depositing User: Mhs Gina Yanti
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:03
Last Modified: 07 Jul 2026 03:03
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9150

Actions (login required)

View Item View Item