Rukmana, Nazwa Kamila (2026) Hubungan Status Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Pengalaman Karies Anak Tunagrahita Ringan Usia 10-12 Tahun di SLB Yayasan Pendidikan Patriot Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (71kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (87kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (82kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (23kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (21kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (45kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (7kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (112kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (806kB) |
Abstract
Latar Belakang: Kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya karies gigi karena berhubungan langsung dengan proses terbentuknya plak dan kerusakan jaringan gigi. Berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi karies atau gigi berlubang dalam satu tahun terakhir pada penduduk usia ≥3 tahun di Indonesia mencapai 82,8%. Pada kelompok usia 5–9 tahun prevalensi karies sebesar 15,2%, sedangkan pada usia 10–14 tahun mencapai 63,8%. Prevalensi anak bebas karies pada kelompok usia 10–14 tahun hanya sebesar 35,5%. Anak dengan disabilitas intelektual ringan diketahui memiliki prevalensi karies lebih tinggi dibandingkan anak dengan perkembangan normal. Tujuan: Menganalisis hubungan status kebersihan gigi dan mulut dengan pengalaman karies pada anak Tunagrahita ringan usia 10–12 tahun di SLB Yayasan Pendidikan Patriot Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 anak Tunagrahita ringan usia 10–12 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan indeks kebersihan gigi dan mulut (PHPM) serta indeks def-t/DMF-T, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat kebersihan gigi dan mulut kategori buruk sebanyak 17 orang (56,7%), serta pengalaman karies kategori tinggi sebanyak 14 orang (46,7%). Nilai koefisien korelasi r=0,544 menunjukkan hubungan cukup kuat antara kebersihan gigi dan mulut dengan pengalaman karies.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Status kebersihan gigi dan mulut, pengalaman karies, anak Tunagrahita | ||||||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | NAZWA KAMILA RUKMANA | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 09:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 09:14 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10575 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
