Sakinah, Mutiara Durahim (2026) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS NY. R USIA 32TAHUN P4A0 DENGAN MASALAH PRODUKSI ASI KURANGDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TINEWATI KABUPATEN TASIKMALAYA 2026. Diploma thesis, Poltekkes Tasikmalaya.
|
Text
orisinalitas .pdf Download (232kB) |
|
|
Text
pengesahan.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
persetujuan.pdf Download (790kB) |
|
|
Text
Cover Terbaru .pdf Download (497kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (334kB) |
|
|
Text
bab 3.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
bab 4.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
datfar pustaka.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang:Produksi ASI yang kurang merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu nifas dan dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kelelahan, kurang istirahat, stres, serta kurangnya rangsangan hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Tujuan:Memberikan asuhan kebidanan pada ibu nifas Ny. R usia 32 tahun P4A0 dengan masalah produksi ASI kurang menggunakan metode pijat oksitosin di wilayah kerja Puskesmas Tinewati Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Metode: Laporan tugas akhir ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Asuhan diberikan selama tiga kali kunjungan pada tanggal 26, 27 Februari, dan 1 Maret 2026. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan ibu mengalami produksi ASI kurang yang dipengaruhi oleh kelelahan, kurangnya waktu istirahat, dan aktivitas sehari-hari yang cukup berat. Asuhan kebidanan berupa edukasi, konseling menyusui, pemenuhan nutrisi, anjuran menyusui secara *on demand*, serta pemberian pijat oksitosin mampu meningkatkan kelancaran produksi ASI. Ibu merasa lebih rileks, ASI keluar lebih lancar, dan proses menyusui menjadi lebih efektif.Kesimpulan: Penerapan asuhan kebidanan dengan pijat oksitosin pada ibu nifas dengan masalah produksi ASI kurang terbukti membantu meningkatkan produksi ASI serta mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Bidan diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi dan mengajarkan teknik pijat oksitosin kepada ibu dan keluarga sebagai bagian dari pelayanan masa nifas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan | ||||||||
| Depositing User: | Mhs Sakinah Mutiara Durahim | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 06:00 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Jul 2026 06:00 | ||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9923 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
