Putri, Selva Tiana (2026) Gambaran Perilaku Orang Tua dalam Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut serta Pengalaman Karies Gigi Sulung pada Anak Balita di Posyandu Anggrek Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (244kB) |
|
|
Text (Motto)
MOTTO DAN PERSEMBAHAN.pdf Download (122kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Download (13kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
KATA PENGANTAR.pdf Download (139kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
DAFTAR ISI.pdf Download (220kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (151kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (728kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Download (125kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (265kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang paling banyak dialami anak di seluruh dunia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa kelompok umur 5-9 tahun menyumbang proporsi yang besar terhadap angka kejadian karies gigi sebesar (84,8%). Kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya karies gigi. Perilaku orang tua memiliki peranan penting dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut anak sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan gigi, khususnya karies. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut serta pengalaman karies gigi sulung pada anak balita di Posyandu Aggrek Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua beserta anak balitanya yang terdaftar di Posyandu Anggrek, dengan jumlah 40 orang tua dan 46 balita, pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Hasil: Menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki perilaku dengan kategori cukup (77,5%). Sementara itu, pengalaman karies gigi sulung pada anak balita menunjukkan bahwa (30,4%) anak mengalami karies dengan kategori tinggi, dan rata-rata def-t sebesar 4,0. Kesimpulan: Semakin kurang perilaku orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, semakin tinggi pengalaman karies gigi yang dialami oleh anak. Kondisi ini perlu menjadi perhatian untuk meningkatkan peran aktif orang tua dalam membimbing dan mengawasi anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut untuk menurunkan risiko karies gigi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku, orang tua, pengalaman karies gigi, anak balita. | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D3 Kesehatan Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | SELVA TIANA PUTRI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 07:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 07:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
