HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN, UMUR, DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PAMENGKANG KABUPATEN CIREBON PERIODE TAHUN 2025

Febrilian, Tiara (2026) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN, UMUR, DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PAMENGKANG KABUPATEN CIREBON PERIODE TAHUN 2025. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.

[img] Text (PERNYATAAN ORSINILITAS)
ORSINILITAS.pdf

Download (261kB)
[img] Text (LEMBAR PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (136kB)
[img] Text (PERSETUJUAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI.pdf

Download (341kB)
[img] Text (JUDUL)
JUDUL1.pdf

Download (488kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (254kB)
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III METODE PENELITIAN)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (182kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFPUS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR LAMPIRAN)
LAMPIRAN1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator utama keberhasilan program kesehatan ibu, di mana perdarahan obstetrik menjadi salah satu penyebab langsung kematian ibu yang erat berkaitan dengan kondisi anemia selama kehamilan. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi (37,1%), dengan kejadian anemia di Puskesmas Pamengkang mengalami peningkatan dari 1,53% menjadi 2,0% pada tahun 2025. Tingkat pendidikan, umur, dan paritas ibu hamil merupakan faktor tidak langsung yang berhubungan dengan kejadian anemia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, umur, dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pamengkang Kabupaten Cirebon periode tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Pamengkang tahun 2025, dengan teknik total sampling, berjumlah 749 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi (persentase) dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan kejadian anemia (p = 0,081). Kategori usia menunjukkan hubungan yang sangat bermakna dengan kejadian anemia (p = 0,000). Paritas juga menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia (p = 0,002). Kesimpulan: Usia dan paritas ibu hamil berhubungan secara bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pamengkang Kabupaten Cirebon, sedangkan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan kejadian anemia. Kata Kunci: Anemia, Tingkat Pendidikan, Umur, Paritas, Ibu Hamil. Background: The Maternal Mortality Rate (MMR) is a key indicator of the success of maternal health programs, with obstetric hemorrhage being a direct cause of maternal death, closely related to anemia during pregnancy. The prevalence of anemia among pregnant women in Indonesia remains relatively high (37.1%), with the incidence of anemia at the Pamengkang Community Health Center increasing from 1.53% to 2.0% in 2025. Maternal education, age, and parity are indirect factors associated with anemia. Objective: To determine the relationship between education, age, and parity and the incidence of anemia among pregnant women in the Pamengkang Community Health Center, Cirebon Regency, in 2025. Methods: This study used a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach using secondary data. The population and sample were all pregnant women registered in the Pamengkang Community Health Center in 2025, using a total sampling technique, totaling 749 respondents. Data analysis was performed univariately using frequency distribution (percentages) and bivariately using the Chi-Square test. Results: Education level did not show a statistically significant association with anemia (p = 0.081). Age category showed a highly significant association with anemia (p = 0.000). Parity also showed a significant association with anemia (p = 0.002). Conclusion: Maternal age and parity were significantly associated with anemia in the Pamengkang Community Health Center, Cirebon Regency, while education level did not show a statistically significant association with anemia. Keywords: Anemia, Education Level, Age, Parity, Pregnant Women

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
ConsultantMariani, Nina NirmayaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
ConsultantNurcahyani, LiaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Anemia, Tingkat Pendidikan, Umur, Paritas, Ibu Hamil. SKRIPSICB42026, SKRIPSICB4CRB, SKRIPSICRB
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan
Depositing User: CB4 TIARA FEBRILIAN
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:13
Last Modified: 20 Jul 2026 04:13
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9757

Actions (login required)

View Item View Item