Syafa'ah, Nazwa Naelatu (2026) GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD LINGGAJATI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (241kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (172kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (397kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (235kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (599kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (315kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (921kB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Berdasarkan data IDF tahun 2021, Indonesia menempati peringkat ke-5 dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi yaitu sebanyak 20,4 juta. Berdasarkan data SKI tahun 2023, prevalensi diabetes melitus di Jawa Barat mencapai 1,7%. Jumlah penderita di Kabupaten Kuningan sebanyak 18.614 orang pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 20.252 orang pada tahun 2024. Berdasarkan data RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan tahun 2025, diabetes melitus merupakan penyakit peringkat ke-2 terbanyak pada pasien rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di poli penyakit dalam RSUD Linggajati Kabupaten Kuningan tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis, dengan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian sebanyak 406 pasien dan jumlah sampel sebanyak 80 rekam medis. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat didominasi oleh golongan sulfonilurea (37%), diikuti biguanida (34%), penghambat alfa-glukosidase (9%), insulin kerja panjang (8%), insulin kerja cepat (6%), dan DPP-4 inhibitor (6%). Berdasarkan rute pemberian, sediaan oral paling banyak digunakan (82%). Jenis terapi yang paling dominan yaitu kombinasi dua obat hipoglikemik oral (45%). Kesimpulan penelitian menunjukkan penggunaan obat didominasi golongan sulfonilurea, dengan sediaan oral dan kombinasi dua OHO sebagai terapi yang paling sering digunakan. Kata Kunci: diabetes melitus tipe 2, penggunaan obat, RSUD Linggajati
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diabetes melitus tipe 2, penggunaan obat, RSUD Linggajati |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs Nazwa Naelatu Syafa'ah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:12 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:12 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9155 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
