Saputri, Desti (2026) Formulasi dan Uji Karakterisasi Fisik Serum Wajah Minyak Biji Delima (Punica granatum L.). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN ORISINALITAS .pdf Download (99kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (279kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (116kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kulit wajah rentan terhadap kerusakan akibat paparan lingkungan seperti sinar UV, polusi, dan perubahan suhu, yang dapat menyebabkan dehidrasi, penuaan dini dan peradangan. Perawatan kulit yang efektif, khususnya sediaan topikal, sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Minyak biji delima (Punica granatum L.) merupakan salah satu bahan aktif kosmetik yang berpotensi tinggi karena mengandung antioksidan dan senyawa bioaktif seperti asam punisat yang berfungsi sebagai antioksidan serta kemampuan untuk mendukung regenerasi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan serum wajah berbasis minyak biji delima dan mengkarakterisasi fisiknya. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan metode emulsifikasi M/A dalam gel. Formulasi melibatkan minyak delima dengan konsentrasi bertingkat (10%, 13% dan 15%) sebagai bahan aktif utama, Tween 20 dan Span 80 sebagai emulgator dan Hidroksi propil metil sellulosa sebagai bahan pembentuk gel. Karakteristik fisik dikarakterisasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, tipe emulgel, pengukuran pH, bobot jenis, pengukuran viskositas, daya sebar, daya lekat, serta aktivitas antioksidan menggunakan DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak biji delima dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada kosmetik. Formula terbaik yang diperoleh adalah Formula 2 dengan konsentrasi minyak biji delima 13%, yang menghasilkan sediaan berbentuk serum kental agak berminyak, berwarna kuning pucat, berbau khas minyak biji delima dan homogen. Formula ini memiliki nilai pH 4,98, bobot jenis 0,99 g/mL, viskosias 3616 mPa.s, daya sebar 4,73 cm, dan daya lekat 5,78 detik serta termasuk tipe emulgel minyak dalam air (M/A). Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwa Formula 2 memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 0,28 ppm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Formula 2 menghasilkan karakteristik fisik yang paling optimal dan aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan formula lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DPPH, karakterisasi fisik, minyak biji delima, serum wajah |
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs Desti Saputri |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 07:06 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 07:06 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
