Risnawati, Risnawati (2026) Formulasi dan Uji Karakteristik Serum Gel Ekstrak Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Dekafeinasi untuk Kulit Berjerawat. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (35kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (136kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (86kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (90kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (70kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (187kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Jerawat memberikan dampak yang signifikan, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, seperti penurunan rasa percaya diri, munculnya kecemasan, dan depresi serta memiliki angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Meskipun terapi konvensional seperti antibiotik menunjukkan efektivitas yang baik, penggunaannya seringkali disertai efek samping berupa iritasi, resistensi antibiotik, serta gangguan keseimbangan mikrobioma kulit akibat paparan bahan kimia sintetis jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan produk perawatan kulit topikal yang lebih aman, alami, dan efektif. Biji kopi arabika (Coffea arabica L.) dekafeinasi berpotensi sebagai bahan aktif antibakteri karena kaya akan senyawa fenolik, khususnya asam klorogenat, yang berperan dalam menghambat bakteri penyebab jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan menguji karakteristik sediaan serum gel berbahan dasar ekstrak biji kopi arabika dekafeinasi untuk kulit berjerawat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 4%, 6%, dan 8%. Bahan berupa biji kopi arabika diperoleh dari daerah Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, kemudian melalui proses dekafeinasi fermentatif menggunakan sari nanas, diikuti ekstraksi dengan metode soxhletasi dan dilakukan skrining fitokimia ekstrak. Kemudian diformulasikan menjadi serum gel. Serum gel yang dihasilkan diuji karakteristik fisiknya melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, bobot jenis, viskositas, dan daya sebar. Hasil menunjukkan formula berwarna coklat muda hingga coklat tua, beraroma khas kopi, dan berbentuk semi kental, serta seluruh formula homogen. Nilai pH berkisar 4,02–4,06; bobot jenis 1,02–1,04; viskositas 1013,53–2436,36 mPas; dan daya sebar 6,53–6,65 cm. Disimpulkan bahwa ekstrak biji kopi arabika dekafeinasi dapat diformulasi menjadi serum gel.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | biji kopi arabika, dekafeinasi, serum gel kulit berjerawat | ||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RL Dermatology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs RISNAWATI RISNAWATI | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:31 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:31 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
