Nurhidayanti, Dini (2026) PENGARUH STIMULASI SENSORY PLAY MENGGUNAKAN BAHAN LOKAL TRADISIONAL DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 6-12 BULAN DI DESA SUKARAHARJA KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
1. HALAMAN ORISINILITAS.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
4. HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
5. BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
9. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
11. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang perlu distimulasi secara optimal sejak usia dini. Kurangnya stimulasi yang tepat dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik halus pada bayi usia 6–12 bulan. Salah satu metode stimulasi yang dapat diberikan adalah sensory play menggunakan bahan lokal tradisional seperti beras, kacang hijau, dan kacang kedelai yang mudah diperoleh, aman, serta mampu memberikan rangsangan sensorik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi sensory play menggunakan bahan lokal tradisional terhadap perkembangan motorik halus anak usia 6–12 bulan di Desa Sukaraharja Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Two Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 6–12 bulan di Desa Sukaraharja sebanyak 61 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 61 responden yang terdiri dari 31 anak pada kelompok intervensi dan 30 anak pada kelompok kontrol. Pengukuran perkembangan motorik halus dilakukan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah mengenai efektivitas stimulasi sensory play menggunakan bahan lokal tradisional dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 6–12 bulan serta menjadi dasar dalam pengembangan program stimulasi tumbuh kembang anak berbasis kearifan lokal di masyarakat. Kata Kunci: anak usia 6–12 bulan, bahan local tradisional,perkembangan motorik halus, sensory play, stimulasi perkembangan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs Dini nurhidayanti |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 02:01 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 02:01 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8696 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
