Mahmudah, Rivatul and Sukawan, Ari (2026) GAMBARAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KASUS OBGYN TERHADAP KEBERHASILAN KLAIM JKN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Pernyataan Orisinalitas)
PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (109kB) |
|
|
Text (Halaman Pengesahan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (234kB) |
|
|
Text (Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (339kB) |
|
|
Text (Halaman Judul)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (557kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf Download (307kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (495kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (536kB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (576kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (277kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Keakuratan kode diagnosis dapat berpengaruh terhadap analisis pembiayaan kesehatan terutama dalam keberhasilan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kasus obgyn merupakan kasus yang bersifat kompleks dan memiliki kode yang lebih spesifik dari kode penyakit lainnya, sehingga sering kali terjadi kesalahan dalam penetapan kode. Hasil studi pendahuluan terhadap 10 data klaim kasus obgyn yang diajukan ke BPJS menunjukkan bahwa 6 (60%) berkas mengalami pending dan 4 (40%) berhasil verifikasi, akibat diagnosa dan kode pada resume medis tidak sesuai dengan standar BPJS, sehingga menyebabkan keterlambatan proses pembayaran klaim ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keakuratan kode diagnosis obgyn terhadap keberhasilan klaim JKN di RSUD dr. Soekardjo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 170 berkas klaim obgyn bulan Agustus 2025 dengan sampel 119 berkas yang diambil secara simple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diolah secara univariat. Hasil: Dari 119 berkas klaim pasien rawat inap kasus obstetri dan ginekologi (obgyn) yang diteliti, terdapat 39 berkas (32,8%) dengan kode diagnosis tidak akurat dan 80 berkas (67,2%) dengan kode diagnosis akurat. Serta untuk status klaim, tidak terdapat berkas klaim yang ditolak (0%). Sebanyak 28 berkas (23,5%) mengalami status pending klaim dan 91 berkas (76,5%) berstatus berhasil. Penyebab pending klaim yang ditemukan meliputi ketidaksesuaian kriteria klinis diagnosis, permasalahan pengodean diagnosis dan prosedur, kasus readmisi, serta perlunya klarifikasi terhadap hasil verifikasi BPJS Kesehatan. Simpulan: Keakuratan pengodean diagnosis kasus obgyn sebagian besar menunjukkan keberhasilan dalam proses klaim BPJS pada saat dilakukan verifikasi oleh verifikator BPJS.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keakuratan kode, ICD-10, Obgyn, INA-CBGs, klaim JKN |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan RMIK > D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Mhs Rivatul Mahmudah |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:45 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:45 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8654 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
