HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2026

Putri Salsabila, R.Bella (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas .pdf

Download (187kB)
[img] Text
Halaman Pengesahan .pdf

Download (366kB)
[img] Text
Halaman judul.pdf

Download (677kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (161kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (245kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (304kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (127kB)
[img] Text
Lampiran .pdf

Download (791kB)
[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI SKRIPSI UNTUK KEPENTINGAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tingkat pemahaman ibu hamil mengenai indikasi bahaya dalam kehamilan sangat krusial untuk meningkatkan kesadaran mereka dalam menjalani kunjungan Antenatal Care (ANC) secara rutin. Kekurangan informasi dapat mengakibatkan lambatnya deteksi komplikasi selama kehamilan, yang meningkatkan risiko kematian bagi ibu dan bayi. Kelompok ibu hamil yang baru pertama kali menghadapi kehamilan memerlukan perhatian lebih karena mereka belum memiliki pengalaman sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida tentang indikasi bahaya dalam kehamilan dan frekuensi kunjungan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Baregbeg Kabupaten Ciamis pada tahun 2026. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional serta metode cross sectional. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida pada trimester ketiga di area pelayanan Puskesmas Baregbeg, yang berjumlah 45 orang, dengan 35 responden dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dokumentasi buku KIA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar responden memiliki pemahaman yang baik, yaitu 18 responden (51,4%), pemahaman yang cukup 12 responden (34,3%), dan pemahaman yang kurang 5 responden (14,3%). Mayoritas responden melakukan kunjungan ANC secara teratur sebanyak 24 responden (68,6%) dan sisanya tidak teratur sebanyak 11 responden (31,4%). Dari hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,018 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pemahaman ibu hamil primigravida mengenai indikasi bahaya kehamilan dan frekuensi kunjungan ANC. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida tentang tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Baregbeg Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Semakin baik tingkat pengetahuan ibu hamil, maka semakin teratur kunjungan ANC yang dilakukan. Kata kunci: Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan, Primigravida, Antenatal Care (ANC).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan, Primigravida, Antenatal Care (ANC).
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Depositing User: Mhs R. Bella Putri Salsabila
Date Deposited: 01 Jul 2026 01:35
Last Modified: 01 Jul 2026 01:35
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8643

Actions (login required)

View Item View Item