Salwa Permata Putri H, Salwa (2026) Asuhan Kebidanan Kebidanan pada Balita 18 Bulan dengan Keterlambatan Perkembangan Motorik Kasar di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Tahun 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORSINALITAS.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (213kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (296kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (781kB) |
Abstract
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA 18 BULAN DENGAN KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2026 Salwa Permata Putri H Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Email : salwapermata04@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Keterlambatan perkembangan motorik kasar pada balita merupakan masalah tumbuh kembang yang perlu mendapat perhatian karena dapat mempengaruhi perkembangan anak pada tahap selanjutnya. Faktor yang mempengaruhi antara lain kurangnya stimulasi, status gizi, riwayat berat badan lahir rendah, dan kurang optimalnya pemantauan tumbuh kembang. Tujuan: laporan tugas akhir ini adalah melaksanakan asuhan kebidanan pada balita dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar melalui pendekatan Stimulasi, Deteksi Dini dan Intervensi Tumbuh Kembang (SDIDTK). Metode: yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Subjek penelitian adalah An. I usia 18 bulan dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar di wilayah kerja Puskesmas Tamansari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, antropometri, serta penilaian perkembangan menggunakan KPSP, TDD, dan TDL. Asuhan dilakukan sebanyak empat kali kunjungan. Hasil: pengkajian menunjukkan pertumbuhan anak masih normal sesuai usia, namun mengalami keterlambatan motorik kasar ditandai belum mampu berdiri lama dan berjalan mandiri. Asuhan yang diberikan berupa stimulasi motorik kasar, edukasi nutrisi, pembatasan penggunaan baby walker, pijat bayi, dan motivasi kepada ibu untuk melakukan stimulasi rutin di rumah. Setelah dilakukan asuhan, perkembangan motorik kasar anak mengalami peningkatan, ditandai mampu berdiri lebih lama dan berjalan satu hingga dua langkah tanpa bantuan. Kesimpulan: studi kasus ini menunjukkan bahwa stimulasi perkembangan yang dilakukan secara rutin dan melibatkan keluarga dapat membantu meningkatkan perkembangan motorik kasar pada balita. Kata Kunci: keterlambatan perkembangan, motorik kasar, balita, SDIDTK, stimulasi perkembangan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs SALWA PERMATA PUTRI H |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 01:38 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 01:38 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
