Asuhan Balita Usia 48 Bulan dengan Pemantauan Tumbuh Kembang Melalui Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP).

Zahara, Putri Melia (2026) Asuhan Balita Usia 48 Bulan dengan Pemantauan Tumbuh Kembang Melalui Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
halaman pernyataan orisinalitas.pdf

Download (73kB)
[img] Text
halaman pengesahan.pdf

Download (112kB)
[img] Text
lembar persetujuan publikasi.pdf

Download (381kB)
[img] Text
halaman judul.pdf

Download (783kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (158kB)
[img] Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (272kB)
[img] Text
bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[img] Text
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ASUHAN BALITA USIA 48 BULAN DENGAN PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG MELALUI KUISIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) TAHUN 2026 Putri Melia Zahara Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Jl. Cilolohan No. 35, Kahuripan, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Email: pmelia2905@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Balita mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga diperlukan pemantauan rutin untuk mendeteksi keterlambatan perkembangan sejak dini. Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) digunakan untuk menilai perkembangan anak. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada An. K usia 48 bulan melalui pemantauan tumbuh kembang menggunakan KPSP di wilayah kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Metode: Studi kasus menggunakan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney dengan pendokumentasian SOAP. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan KPSP. Hasil: An. K memiliki pertumbuhan normal. Pemeriksaan KPSP awal memperoleh skor 8 dengan kategori perkembangan meragukan pada aspek bicara dan bahasa serta motorik halus. Asuhan yang diberikan berupa edukasi kepada ibu dan stimulasi perkembangan, seperti latihan menyebutkan nama lengkap, komunikasi aktif, dan permainan menyusun kubus. Setelah dilakukan stimulasi dan kunjungan ulang, skor KPSP meningkat menjadi 10 dengan perkembangan sesuai usia. Kesimpulan: Pemantauan tumbuh kembang menggunakan KPSP, stimulasi perkembangan, dan edukasi kepada ibu dapat meningkatkan kemampuan bicara dan bahasa serta motorik halus pada anak usia 48 bulan. Kata kunci: Balita, tumbuh kembang, KPSP, stimulasi perkembangan, asuhan kebidanan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Balita, tumbuh kembang, KPSP, stimulasi perkembangan, asuhan kebidanan.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan
Depositing User: Mhs Putri Melia Zahara
Date Deposited: 22 Jul 2026 01:26
Last Modified: 22 Jul 2026 01:26
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8600

Actions (login required)

View Item View Item