Mahardhani, Haswanda and Kusmiyati, Kusmiyati and Indriani, Novi and yanyan, Bahtiar (2026) PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI VIDEO ANIMASI PADA MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA REMAJA DI SMPN 17 TASIKMALAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN ORSINALITAS)
HALAMAN PERNYATAAN ORSINALITAS.pdf Download (297kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (196kB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (131kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (383kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (226kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (280kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (140kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Secara global, terdapat 40,8 juta orang hidup dengan HIV pada tahun 2024, sedangkan di Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan terdapat 564.000 orang hidup dengan HIV. Di Kota Tasikmalaya, kasus HIV/AIDS meningkat dari 145 kasus pada tahun 2023 menjadi 169 kasus pada tahun 2024. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMPN 17 Tasikmalaya memiliki pengetahuan yang rendah mengenai HIV/AIDS. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena berada pada masa pencarian jati diri, mudah dipengaruhi lingkungan, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga berisiko melakukan perilaku kesehatan yang kurang tepat. Video animasi melalui media sosial TikTok dinilai sesuai dengan karakteristik remaja karena mampu menyajikan informasi secara visual, menarik, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui video animasi pada media sosial terhadap pengetahuan pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMPN 17 Tasikmalaya. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing sebanyak 21 responden. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi kesehatan melalui video animasi pada media sosial TikTok dan brosur, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan brosur. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan kelompok intervensi meningkat dari 50,14 menjadi 89,48, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 47,86 menjadi 59,33. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah pemberian edukasi (p=0,000). Kesimpulan: edukasi kesehatan melalui video animasi pada media sosial TikTok berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMPN 17 Tasikmalaya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Edukasi , HIV/AIDS, Remaja, Video Animasi. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Mhs Haswanda Mahardhani |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:18 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:18 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
