Arpiansya, Rizki (2026) Efektivitas Sikat Gigi Berbulu Lembut dan Sikat Gigi Berbulu Sedang dengan Kebersihan Gigi dan Mulut pada Siswa Kelas 7 dan 8 MTs. Bahrul Ulum Kabupaten Garut. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Rizki Arpiansyah.pdf Download (319kB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (119kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (231kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (137kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (154kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (319kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (872kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Download (237kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (284kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (424kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian serius di Indonesia, khususnya pada remaja usia sekolah. Rendahnya perilaku menyikat gigi yang benar serta pemilihan jenis bulu sikat gigi diduga memengaruhi kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan two group pre-test and post-test design dengan sampel sebanyak 46 siswa kelas 7 dan 8 MTs. Bahrul Ulum Kabupaten Garut berusia 13–15 tahun. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pengguna sikat gigi berbulu lembut dan berbulu sedang. Kebersihan gigi dan mulut diukur menggunakan Oral Hygiene Index–Simplified (OHI-S) sebelum dan sesudah intervensi menyikat gigi selama satu minggu dengan teknik penyikatan yang benar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney. Hasil: Terdapat penurunan skor OHI-S yang signifikanpada kedua kelompok setelah intervensi. Kelompok pengguna sikat gigi berbulu sedang menunjukkan nilai Z = -4,140, sedangkan kelompok berbulu lembut menunjukkan nilai Z = -3,360. Uji Mann–Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (p-value = 0,215). Kesimpulan: Sikat gigi berbulu lembut dan berbulu sedang sama-sama efektif dalam menurunkan skor OHI-S. Tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua jenis sikat gigi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sikat gigi, bulu lembut, bulu sedang, OHI-S, remaja. | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | RIZKI ARPIANSYAH | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 12:42 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 12:42 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8052 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
