FINA, FINA (2025) PENGARUH SEX EDUCATION MENGGUNAKAN ANIMASI VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA KELAS VII MENGENAI SEXUAL HARASSMENT DI SMPN 9 KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
Halaman Judul .pdf Download (509kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1_Fina.pdf Download (146kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
Halaman Pengesahan_Fina.pdf Download (408kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN)
Surat Pernyataan Keaslian Tulisan_Fina.pdf Download (331kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI)
Surar Pernyataan Publikasi_Fina.pdf Download (306kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2_Fina.pdf Restricted to Repository staff only Download (409kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3_Fina.pdf Restricted to Repository staff only Download (521kB) |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4_Fina.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (15kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Dapus_Fina.pdf Restricted to Repository staff only Download (423kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran_Fina.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual akibat kurangnya pengetahuan mengenai batasan dalam interaksi sosial. Studi pendahuluan di SMPN 9 Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa beberapa siswa mengalami pelecehan verbal tanpa menyadari bahwa tindakan tersebut termasuk dalam kategori sexual harassment. Untuk itu, diperlukan pendekatan edukatif yang menarik dan mudah dipahami, salah satunya melalui media animasi video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sex education menggunakan media animasi video terhadap pengetahuan remaja kelas VII mengenai sexual harassment di SMPN 9 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 50 siswa kelas VII yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test karena data berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan setelah intervensi dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media animasi video. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sex education berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai sexual harassment. Media ini dapat menjadi alternatif edukasi yang tepat dan menarik untuk mencegah kekerasan seksual sejak dini.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sex Education, Sexual Harassment, Remaja, Video Animasi, Pengetahuan | ||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||||||||||||
| Depositing User: | M D4 FINA FINA | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 07:13 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 31 Jul 2026 07:13 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/6204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
