Sani, Azki Aulia Muti (2026) Penentuan Kadar Polifenol Total dan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Ekstrak Etanol Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (35kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Indonesia sebagai negara tropis memiliki intensitas paparan sinar ultraviolet (UV) tinggi sepanjang tahun yang dapat menyebabkan eritema, hiperpigmentasi, hingga kanker kulit. Salah satu upaya pencegahannya ialah penggunaan tabir surya. Biji kopi arabika (Coffea arabica L.) kaya akan polifenol yang dapat menyerap sinar UV sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan aktif tabir surya. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar polifenol total dan nilai SPF ekstrak etanol biji kopi arabika sebagai dasar pengembangan tabir surya berbahan alami. Sampel biji kopi arabika yang berasal dari Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diekstraksi menggunakan metode soxhletasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian dilakukan proses skrining fitokimia serta dilakukan pengujian polifenol total menggunakan standar asam galat dan pereaksi Folin–Ciocalteu. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas tabir surya pada variasi konsentrasi 25 ppm, 50 ppm dan 75 ppm menggunakan spektrofotometer UV–Vis pada panjang gelombang 290–320 nm. Nilai SPF kemudian dibandingkan dengan kategori proteksi tabir surya menurut standar FDA. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kopi arabika positif mengandung polifenol, alkaloid, flavonoid, tanin, dan terpenoid, namun negatif terhadap saponin. Kadar polifenol total yang diperoleh sebesar 157,65 mg GAE/g. Sementara itu, pada pengujian SPF, konsentrasi 50 ppm dan 25 ppm masing-masing sebesar 3,97 dan 2,51 yang termasuk dalam kategori proteksi minimal, sedangkan pada konsentrasi 75 ppm diperoleh nilai SPF sebesar 6,08 yang termasuk dalam kategori proteksi sedang. Oleh karena itu, ekstrak etanol biji kopi arabika (Coffea arabica L.) memiliki kandungan polifenol yang cukup tinggi dan menunjukkan potensi sebagai tabir surya alami.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | biji kopi arabika, faktor pelindung surya, kadar polifenol total | ||||||||||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Azki Aulia Muti Sani | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:00 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:00 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9020 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
