Putri, Andini Rahmadani (2026) Pengaruh Mengonsumsi Buah Apel terhadap Debris Indeks dan pH Saliva pada Siswa Kelas 7 SMPN 281 Kramat Jati Jakarat Timur. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Andini Rahmadani Putri.pdf Download (586kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (175kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (203kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (338kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (256kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (649kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (190kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (191kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kesehatan gigi dan mulut merupakan kondisi optimal dari gigi, mulut, dan jaringan pendukungnya yang memungkinkan individu menjalankan fungsi makan, bernapas, berbicara, dan interaksi sosial secara normal. Hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa permasalahan gigi terbesar di Indonesia yaitu gigi berlubang dengan persentase sebanyak 43,6%. Provinsi DKI Jakarta tercatat memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut yakni karies gigi dengan persentase masalah prevalensi sebanyak 34,2%, serta menurut tingkat Pendidikan khususnya tingkat SMP/MTS sebanyak 43,2% Remaja, khususnya siswa sekolah menengah pertama, masih sering mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Apel merupakan buah yang kaya serat dan secara fisiologis dapat meningkatkan aktivitas pengunyahan serta merangsang produksi saliva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah apel terhadap debris indeks dan pH saliva. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik purpossive sampling. Pengukuran debris indeks dilakukan menggunakan OHI-S dan pH saliva menggunakan pH meter digital sebelum dan sesudah mengunyah apel sebanyak 100 gram selama 5 menit dan dilakukan sebanyak dua hari. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan debris indeks secara signifikan setelah konsumsi apel, dengan peningkatan kategori kebersihan gigi dan mulut yang baik. Skor pH saliva juga mengalami peningkatan signifikan dari kondisi asam/netral menjadi dominan netral/basa. Analisis statistik menunjukkan nilai p < 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah mengunyah apel berpengaruh positif terhadap kebersihan debris dan peningkatan pH saliva
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Apel, debris indeks, pH saliva, kebersihan gigi dan mulut, remaja | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | ANDINI RAHMADANI PUTRI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 03:50 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jun 2026 03:50 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8086 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
