Dartati, Sri (2026) Pengaruh Komunikasi Terapeutik terhadap Kecemasan Pasien pada Pencabutan Gigi Geraham Tetap di RS Budiasih Serang Banten. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Sri Dartati.pdf Download (614kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (118kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (170kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (758kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (233kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (186kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: kecemasan sebelum tindakan pencabutan gigi merupakan masalah yang sering dialami pasien dan dapat memengaruhi kelancaran prosedur. Komunikasi terapeutik menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang efektif untuk menurunkan kecemasan melalui interaksi empatik dan penjelasan yang menenangkan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan pasien pada pencabutan gigi geraham tetap di RS Budiasih Serang Banten. Metode: menggunakan desain pra-eksperimen denganpendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah diberikan komunikasi terapeutik, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: penelitian menunjukkan penurunan skor kecemasan, di mana sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada skor 4 (50%), dan setelah intervensi menurun menjadi skor 2 (40%). Uji Wilcoxon memperoleh nilai p-value 0,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian komunikasi terapeutik. Kesimpulan: bahwa komunikasi terapeutik efektif dalam menurunkan kecemasan pasien sebelum tindakan pencabutan gigi geraham tetap. Temuan ini menegaskan pentingnya implementasi komunikasi terapeutik dalam pelayanan kesehatan gigi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi Terapeutik, Kecemasan, Pencabutan Gigi | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | SRI DARTATI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:25 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:25 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8079 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
