Setiyadi, Irwan Tresna (2026) Pengaruh Metode Simulasi Karies Irene Donut terhadap Pengetahuan Ibu tentang Faktor Risiko Karies Gigi pada Balita Posyandu Menara Samawa RW 15 Kelurahan Pondok Kelapa Jakarta Timur. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Irwan Tresna Setiyadi.pdf Download (630kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (251kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (166kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (290kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (254kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (297kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (295kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan mulut yang tinggi prevalensinya, termasuk pada balita. Kurangnya pengetahuan ibu tentang faktor risiko karies berperan penting dalam tingginya angka karies pada anak. Metode Simulasi Karies Irene Donut adalah alat edukasi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan karies. Tujuan: Mengetahui pengaruh metode Simulasi Karies Irene Donut terhadap pengetahuan ibu tentang faktor risiko karies gigi pada balita di Posyandu Menara Samawa RW 15 Pondok Kelapa Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 40 ibu yang memiliki balita di Posyandu Menara Samawa, dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan yang diisi sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan Simulasi Karies Irene Donut. Data dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon menggunakan SPSS versi 26. Hasil: Rerata skor pengetahuan ibu sebelum intervensi adalah (65,18%) kategori cukup dan meningkat signifikan menjadi (97,5%) kategori baik setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Metode Simulasi Karies Irene Donut terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang faktor risiko karies gigi pada balita. Metode ini dapat dijadikan sebagai alternatif media edukasi kesehatan gigi yang interaktif dan berdampak signifikan dalam upaya pencegahan karies sejak dini.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Simulasi Karies Irene Donut, Pengetahuan Ibu, Faktor Risiko Karies, Balita, Edukasi Kesehatan Gigi. | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | ||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | IRWAN TRESNA SETIYADI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 06:13 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 06:13 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8024 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
