Ramadhan, Muhammad Fadhil (2025) Hubungan Kepatuhan Menyikat Gigi dengan Pengalaman Karies Gigi pada Siswa Kelas VI SD Pangrango Kota Cirebon. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Cover (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (127kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (15kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata pengantar.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar isi.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (28kB) |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (347kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (168kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
Bab V.pdf Download (11kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka.pdf Download (148kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Menurut WHO Anak-anak usia sekolah di seluruh dunia dan sebagian besar orang dewasa 90% pernah menderita karies dan penelitian yang telah dilakukan di Negara-negara Eropa, Amerika dan Asia, termasuk Indonesia, ternyata 80-95% anak-anak dibawah umur 18 tahun terkena karies gigi. Karies gigi adalah penyakit infeksi yang bersifat progresif serta akumulatif pada jaringan keras gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi hingga meluas ke arah pulpa. Gigi berlubang biasanya tidak terasa sakit sampai lubang tersebut bertambah besar dan mengenai persyarafan dari gigi tersebut. Angka kerusakan gigi di Indonesia berdasarkan survey Kemenkes RI pada tahun 2014 menemukan sekitar 70 % penduduk Indonesia berusia 10 tahun ke atas mengalami kerusakan gigi. Pada usia 12 tahun kerusakan gigi mencapai 43,9%, usia 15 tahun mencapai 37,4%, usia 18 tahun 51,1%, usia 35- 44 mencapai 80,1 %, dan usia 65 tahun ke atas mencapai 96,7 %. Perawatan kesehatan gigi yang umum dilakukan adalah menyikat gigi. Kebiasaan menyikat gigi merupakan salah satu hal penting dalam proses terjadinya karies gigi. Berdasarkan statistik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, tidak menyikat gigi setiap hari sekitar 63,8 % penduduk Indonesia dan waktu untuk menyikat gigi yang benar berdasarkan data yaitu 6,2% penduduk Indonesia. Data di Jawa Barat tidak menyikat gigi setiap hari yaitu 2,79% dan rata waktu menyikat gigi yang benar setiap hari yaitu ,8%.Tujuan: Menganalisis hubungan kepatuhan menyikat gigi dengan pengalaman karies gigi di SD Pangrango Kota Cirebon. Metode: etode Deskriptif dengan rancangan cross sectonal. Hasil: Sebagian besar siswa kelas VI SD Pangrango Kota Cirebon, memiliki epatuhan menyikat gigi dalam kategori tinggi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan menyikat gigi dengan pengalaman karies gigi. Kesimpulan: Terdapat hubungan kepatuhan menyikat gigi dengan pengalaman karies gigi pada murid kelas VI SD Pangrango Kota Cirebon.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kepatuhan menyikat gigi, pengalaman karies. | ||||||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > RK Dentistry |
||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D4 Terapi Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | MUHAMMAD FADHIL RAMADHAN | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 05:57 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Aug 2026 05:57 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8012 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
