Wulandari, Reviana (2026) Gambaran Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Manis dan Pengalaman Karies Gigi Pada Siswa Kelas III di SDN Karsamenak Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (204kB) |
|
|
Text (Motto)
Motto.pdf Download (137kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (31kB) |
|
|
Text (Kata Pengantar)
Kata Pengantar.pdf Download (250kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (240kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (234kB) |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (376kB) |
|
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (48kB) |
|
|
Text (BAB V)
Bab V.pdf Download (27kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (256kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Karies gigi merupakan penyakit kronis yang sering ditemukan pada anak-anak usia sekolah, yang dapat dipengaruhi oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan manis. Konsumsi makanan manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi pada anak.Tujuan : untuk mengetahui gambaran kebiasaanmengkonsumsi makanan manis dan pengalaman karies gigi pada siswa kelas III SDN Karsamenak Kota Tasikmalaya.Metode :Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan populasi seluruh siswa kelas III berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel bebas adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan manis, sedangkan variabel terikat adalah pengalaman karies gigi tetap dan gigi sulung. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pemeriksaan klinis menggunakan indeks DMF-T dan def-t. Hasil : Menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan manis dalam kategori sedang (64,5%). Pengalaman karies gigi tetap mayoritas berada pada kategori sangat rendah (64,5%), sedangkan karies gigi sulung didominasi kategori sangat rendah (35,6%). Kesimpulan : Meskipun sebagian besar siswa memiliki tingkat karies rendah, kebiasaan mengkonsumsi makanan manis tetap menjadi faktor risiko penting. Edukasi kesehatan gigi dan pengawasan dari orang tua dan sekolah diperlukan untuk meminimalkan risiko terjadinya karies gigi pada anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Konsumsi Makanan Manis, Pengalaman Karies | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science |
||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Gigi > D3 Kesehatan Gigi | ||||||||||||
| Depositing User: | REVIANA WULANDARI | ||||||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:35 | ||||||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:35 | ||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10106 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
