Aulia, Ana Rizka (2026) IMPLEMENTASI PEMBERIAN LATIHAN PUZZLE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANG MELATI 2B RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf Download (332kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (241kB) |
|
|
Text (HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH)
LEMBAR PUBLIKASI.pdf Download (265kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
Cover-Daftar Lampiran Repositori.pdf Download (507kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (553kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (493kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (200kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAPUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Gangguan kemuan motorik halus merupakan salah satu dampak fokal yang sering dikeluhkan oleh pasien stroke iskemik akibat adanya infark pada korteks motorik. Kondisi ini memicu kelemahan otot intrinsik tangan dan penurunan ketangkasan jari (manual dexterity), sehingga membatasi kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan melalui implementasi latihan puzzle jigsaw sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menstimulasi pemulihan fungsional dan meningkatkan kemampuan motorik halus pada pasien stroke iskemik di Ruang Melati 2B RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang subjek fokal (Tn. A, 43 tahun) yang mengalami hemiparesis dekstra dengan skor MMT 4. Tindakan keperawatan diberikan secara terstruktur dengan frekuensi dua kali sehari selama empat hari berturut-turut, menggunakan instrumen lembar observasi Modified Motor Assessment Scale (MMAS) subskala tangan dan persentase penyelesaian kepingan harian dengan durasi acuan 20 menit bersih per sesi. Hasil: Evaluasi klinis harian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus yang signifikan dari fase adaptasi awal hingga fase pemantapan. Capaian penyusunan kepingan meningkat secara bertahap dari 37,5% (6 keping) dengan respon tremor pada hari pertama, hingga mencapai target kuantitatif optimal 100% (16 keping) pada hari keempat. Kemajuan kualitas gerakan juga ditandai dengan hilangnya tremor fokal, peningkatan efisiensi durasi komponen gerakan, serta kerapatan mekanis kepingan yang mengunci sempurna (interlocking). Kesimpulan: Implementasi latihan puzzle jigsaw secara mandiri dan berulang terbukti efektif dalam memulihkan koordinasi visual-motorik, memperkuat fiksasi jari tangan, serta mengatasi masalah gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke iskemik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Motorik Halus, Stroke Iskemik, Puzzle Jigsaw, Terapi Aktivitas. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Mhs Ana Rizka Aulia |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:16 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:16 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9949 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
