Lisnia Desi Santika, LDS (2026) Penerapan Terapi Squishy Ball Terhadap Skor Kecemasan Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN PERNYATAAN ORSINALITAS.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (326kB) |
|
|
Text (HALAMAN DEPAN)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I.pdf Download (534kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (736kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (431kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (444kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (354kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang sering dialami oleh lansia dan dapat menimbulkan berbagai masalah psikologis, salah satunya kecemasan. Kecemasan yang tidak teratasi dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga berdampak pada peningkatan tekanan darah dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan kecemasan adalah terapi squishy ball. Terapi ini dilakukan dengan cara menggenggam, meremas, dan melepaskan bola elastis secara berulang sehingga memberikan efek relaksasi dan distraksi terhadap pikiran yang memicu kecemasan. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan terapi squishy ball terhadap skor kecemasan pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari. Landasan teori yang mendasari penelitian ini adalah hipertensi, kecemasan, lansia, dan terapi squishy ball. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada dua responden lansia yang mengalami hipertensi disertai kecemasan, yaitu Tn. E (65 tahun) dan Ny. Y (60 tahun). Intervensi diberikan selama empat hari berturut-turut dengan frekuensi dua kali sehari selama 10–15 menit. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), sedangkan kondisi fisiologis dipantau melalui pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kedua responden mengalami penurunan skor kecemasan setelah diberikan terapi squishy ball. Pada Tn. E, skor HARS menurun dari 27 menjadi 21 dengan tekanan darah menurun dari 160/100 mmHg menjadi 150/80 mmHg. Pada Ny. Y, skor HARS menurun dari 26 menjadi 19 sehingga berubah dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan, dengan tekanan darah menurun dari 150/90 mmHg menjadi 145/85 mmHg. Selain itu, kedua responden tampak lebih tenang, rileks, serta mampu melakukan terapi secara mandiri pada akhir intervensi. Dapat disimpulkan bahwa terapi squishy ball dapat membantu menurunkan skor kecemasan pada lansia dengan hipertensi dan berpotensi menjadi salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu mengatasi kecemasan pada lansia. Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Kecemasan, Terapi Squishy Ball
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Lansia, Kecemasan, Terapi Squishy Ball |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Mhs Lisnia Desi Santika |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 06:49 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 06:49 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
