Rahmawati, Vanya (2026) IMPLEMENTASI SLEEP HYGIENE BERBASIS EYE MASK DAN EARPLUG TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD BANJAR. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Halaman Orisinalitas.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
Vanya Ageng R_Halaman Pengesaha .pdf Download (295kB) |
|
|
Text
Persetujuan Publikasi.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
Halaman Judul.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (582kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (329kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (129kB) |
|
|
Text
Vanya A R_Referensi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK IMPLEMENTASI SLEEP HYGIENE BERBASIS EYE MASK DAN EARPLUG TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD BANJAR Vanya Ageng Rahmawati ¹ Ns. Syaukia Adini, S.ST., M.Tr.Kep ² Ida Rosdiana, M.Kep., Ns.Sp.Kep.M.B ³ Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang menjadi tantangan di bidang kesehatan dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 kualitas tidur yang buruk merupakan komorbiditas yang sering terabaikan pada pasien Diabetes Melitus tipe 2, dengan prevalensi mencapai 82,1% di Indonesia. Gangguan metabolisme memicu diuresis osmotik yang menyebabkan nokturia, nyeri neuropatik, dan iskemia saraf, yang secara klinis dapat memperparah resistensi insulin serta menghambat penyembuhan ulkus. Dengan demikian diperlukan intervensi terkait perbaikan kualitas tidur tersebut karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi sleep hygiene berbasis eye mask dan earplug terhadap kualitas tidur dan stabilitas klinis pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan selama lima hari. Pengukuran kualitas tidur dilakukan secara subjektif menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan evaluasi harian serta observasi parameter klinis (GDS dan tanda-tanda vital). Hasil pengkajian menunjukkan peningkatan Skor global PSQI menurun drastis dari 14 menjadi 5 setelah intervensi. Secara klinis, terjadi perbaikan stabilitas metabolik dengan penurunan kadar GDS dari 234 mg/dL menjadi 159 mg/dL, serta normalisasi tekanan darah dari 155/100 mmHg menjadi 125/77 mmHg. Penggunaan eye mask dan earplug terbukti efektif meningkatkan domain 'Kemudahan Tidur Kembali' meskipun terdapat interupsi lingkungan, nyeri dan nokturia. Kesimpulan karya tulis ilmiah ini menunjukan Intervensi sleep hygiene melalui isolasi sensorik sistematis secara signifikan meningkatkan kualitas tidur, menurunkan hormon stres kortisol, dan mendukung stabilitas glukosa darah. Manajemen lingkungan berbasis eye mask dan earplug hendaknya dijadikan standar prosedur operasional (SPO) non-farmakologis di ruang rawat inap guna mendukung proses pemulihan pasien diabetes secara holistik. Kata Kunci : Diabetes Melitus, Kualitas Tidur, Sleep Hygiene, Eye Mask, Earplug. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya¹·²·³
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Kualitas Tidur, Sleep Hygiene, Eye Mask, Earplug. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Mhs Vanya Ageng Rahmawati |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 06:23 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 06:23 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
