Razani, Nazhira (2026) Penerapan Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
pengesahan nazh_page-0001.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN NAZH.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
28_Nazhira_LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (15kB) |
|
|
Text
28_Nazhira Hafilah Razani halaman judul.pdf Download (654kB) |
|
|
Text
28_nazhira_bab I.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
28_nazhira_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (528kB) |
|
|
Text
28_nazhira_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
|
|
Text
28_nazhira_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (104kB) |
|
|
Text
28_nazhira_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (68kB) |
|
|
Text
28_nazhira hafilah_dafpus.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN NAZH.pdf Download (1MB) |
Abstract
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin sehingga menyebabkan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Ketidakstabilan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi makrovaskular maupun mikrovaskular. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol kadar glukosa darah adalah brisk walking exercise. Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan brisk walking exercise terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya. Intervensi utama yang diberikan berupa brisk walking exercise selama 30 menit setiap hari selama empat hari berturut-turut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran kadar glukosa darah sewaktu, dan dokumentasi keperawatan. Hasil menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami penurunan kadar glukosa darah setelah diberikan intervensi. Pada pasien 1 terjadi penurunan kadar glukosa darah sewaktu dari 227 mg/dL menjadi 186 mg/dL, sedangkan pada pasien 2 terjadi penurunan dari 210 mg/dL menjadi 178 mg/dL. Selain itu, kedua pasien menunjukkan perbaikan kondisi berupa berkurangnya keluhan poliuri dan polidipsi serta peningkatan sensasi perifer. Terdapat perbedaan respons terhadap intervensi, di mana pasien 1 mengalami penurunan kadar glukosa darah yang lebih besar dibandingkan pasien 2. Dapat disimpulkan bahwa penerapan brisk walking exercise berkontribusi dalam membantu menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dan dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif. Kata kunci: diabetes mellitus tipe 2, ketidakstabilan kadar glukosa darah, brisk walking exercise, kadar glukosa darah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | M D4 Nazhira Hafilah Razani |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 04:05 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 04:05 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9463 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
