Nafillah, Fairuz (2026) Gambaran Penggunaan Obat Pasien Asma di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Halaman Orisinalitas)
Halaman Orisinalitas_Fairuz N.pdf Download (92kB) |
|
|
Text (Halaman Pengesahan)
Halaman Pengesahan_Fairuz N.pdf Download (116kB) |
|
|
Text (Halaman Pernyataan Publikasi)
Halaman Pernyataan Publikasi_Fairuz N.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (623kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (275kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (353kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III (2).pdf Restricted to Repository staff only Download (369kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (202kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (731kB) |
Abstract
Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang masih menjadi masalah kesehatan global. Di Indonesia, prevalensi asma berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 mencapai 1,6%, dengan Jawa Barat termasuk provinsi dengan kasus tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien asma di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode observasional non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan desain retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 122 pasien. Data diperoleh dari rekam medis pasien asma dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien asma di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2024 lebih banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 66 pasien (54,1%) dan kelompok usia terbanyak adalah lansia usia 46–65 tahun sebanyak 48 pasien (39,3%). Golongan obat asma yang paling banyak digunakan adalah kombinasi antikolinergik + agonis β2 kerja pendek + kortikosteroid sebanyak 35 pasien (28,7%). Zat aktif yang paling banyak digunakan adalah kombinasi ipratropium bromide + salbutamol sebanyak 34 pasien (27,9%). Bentuk sediaan dan rute pemberian yang paling banyak digunakan adalah nebulizer dan inhalasi sebanyak 98 pasien (80,3%). Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan obat pada pasien asma di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon didominasi oleh terapi kombinasi antikolinergik + agonis β2 kerja pendek + kortikosteroid dengan bentuk sediaan nebulizer melalui rute inhalasi karena dinilai lebih efektif dalam memberikan efek cepat pada saluran pernapasan pasien asma akut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: asma, penggunaan obat, terapi asma, IGD. | ||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Fairuz Nafillah | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:29 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:29 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
