UNSPECIFIED (2026) PENERAPAN LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) DAN SPHERICAL GRIP TERHADAP PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSUD KHZ MUSTHAFA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (520kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (319kB) |
|
|
Text (Halaman Depan)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (426kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB 1.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (Bab II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (667kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (277kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (166kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (228kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Stroke non hemoragik merupakan gangguan neurologis akibat sumbatan pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan kelemahan otot, gangguan mobilitas fisik, hingga keterbatasan aktivitas sehari-hari. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah latihan Range of Motion (ROM) dan spherical grip. Tujuan: untuk menggambarkan penerapan latihan Range of Motion (ROM) dan spherical grip terhadap pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik di RSUD KHZ Musthafa. Metode: menggunakkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi dilakukan selama 4 hari berturut-turut dengan frekuensi 2 kali sehari pada pukul 09.00 dan 16.00 WIB selama 10–15 menit berupa latihan ROM dan spherical grip. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas kanan pasien. Sebelum dilakukan intervensi, kekuatan otot pasien berada pada nilai 3 yaitu pasien mampu melawan gravitasi tetapi belum mampu melawan tahanan secara penuh. Setelah dilakukan latihan ROM dan spherical grip selama 4 hari, kekuatan otot meningkat menjadi nilai 5 yaitu pasien mampu melakukan kontraksi otot normal dan melawan tahanan penuh. Selain itu, kemampuan menggenggam pasien juga mengalami peningkatan yang ditandai dengan jari tangan tidak lagi kaku saat menggenggam bola tenis. Kesimpulan: dari studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan latihan Range of Motion (ROM) dan spherical grip dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik. Saran: diharapkan tindakan range of motion (ROM) dan spherical grip dapat menjadi intervensi untuk dijadikan salah satu tindakan rehabilitatif nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan pasien stroke. Kata Kunci : Stroke Non Hemoragik, Gangguan Mobilitas Fisik, Range of Motion (ROM), Spherical Grip, Kekuatan Otot.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Mhs MEISHA SAHIRA |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:17 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:17 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
