Berlian, Putri (2026) Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Demam Berdarah Dengue di Rumah Sakit Medical Center Kuningan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (327kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (434kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (314kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (395kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (301kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (383kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (272kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Kuningan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.165 kasus DBD, dengan 276 pasien menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuningan Medical Center. Hingga saat ini belum tersedia terapi antivirus yang spesifik untuk DBD, sehingga penatalaksanaan penyakit lebih difokuskan pada terapi suportif dan simptomatik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan obat pada pasien DBD rawat inap di Rumah Sakit Kuningan Medical Center periode Januari–Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif melalui pemanfaatan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien. Populasi penelitian berjumlah 276 pasien, dengan sampel sebanyak 164 pasien yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data yang dianalisis mencakup karakteristik pasien berupa jenis kelamin, usia, dan lama rawat inap, serta karakteristik penggunaan obat yang meliputi golongan obat, nama obat, rute pemberian, dan bentuk sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien DBD didominasi oleh laki-laki (51%), sedangkan perempuan sebesar 49%. Kelompok usia dewasa (19–60 tahun) merupakan kelompok terbanyak dengan persentase 67,1%, dan lama rawat inap yang paling sering ditemukan adalah 3 hari (42,68%). Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah analgesik antipiretik (21,20%), dengan Paracetamol oral sebagai obat yang paling sering digunakan (9,90%). Obat lain yang banyak digunakan yaitu Ringer Laktat (6,86%), Ceftriaxone injeksi (6,23%), Ondansetron 4 mg (4,93%), dan Ranitidin injeksi (4,59%). Rute pemberian obat yang paling dominan adalah rute oral (52,92%), sedangkan bentuk sediaan yang paling banyak digunakan adalah tablet (32,69%), diikuti injeksi (29,36%) dan cairan infus (17,67%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat pada pasien DBD di Rumah Sakit Kuningan Medical Center telah sesuai dengan prinsip terapi suportif dan simptomatik dalam penatalaksanaan DBD. Namun, masih ditemukan penggunaan obat golongan NSAID dan ranitidin yang perlu dievaluasi lebih lanjut terkait aspek keamanan dan kesesuaiannya dengan pedoman terapi terkini.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DBD, Penggunaan Obat, Restropektif, Rekam Medis, Deskritif, Kuantitatif |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs Putri Berlian |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 06:18 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 06:18 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
