Fitriyani, Silvi (2026) Gambaran Penggunaan Obat Diare Non-Spesifik Pada Pasien Rawat Jalan Di UPTD Puskesmas Karanganyar Kota Tasikmalaya Tahun 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA.
|
Text (Hal Depan/ Hal orisinalitas)
Hal Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (170kB) |
|
|
Text (Hal Depan/ Hal Pengesahan)
Hal Pengesahan.pdf Download (188kB) |
|
|
Text (Hal Depan/ Hal Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmah)
Lembar Persetujuan publikasi Karya Ilmiah.pdf Download (193kB) |
|
|
Text (Hal Depan/ Hal Judul)
Hal Judul.pdf Download (581kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB 1 KTI.pdf Download (28kB) |
|
|
Text (Bab II)
BAB 2 KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB 3 KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (318kB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB 4 KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (222kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB 5 KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
|
|
Text (Hal Daftar Pustaka)
Hal Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) |
|
|
Text (Hal Lampiran)
Hal Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Diare non-spesifik merupakan kondisi peningkatan frekuensi buang air besar dengan konsistensi cair tanpa penyebab spesifik yang jelas dan berpotensi menyebabkan dehidrasi apabila tidak ditangani dengan tepat. Tingginya kasus diare di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama menjadikan pemantauan penggunaan obat penting untuk memastikan kesesuaian terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat diare non-spesifik pada pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Karanganyar Kota Tasikmalaya tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan teknik purposive sampling terhadap 300 data rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 179 pasien (60%) dengan kelompok usia terbanyak yaitu balita usia 1–4 tahun sebanyak 79 pasien (26%). Penggunaan obat diare non-spesifik berdasarkan nama zat aktif menunjukkan bahwa obat yang paling banyak digunakan adalah attapulgite sebanyak 185 penggunaan (49%), dengan golongan farmakologi terbanyak yaitu adsorben sebesar 49%. Berdasarkan sediaann/ kekuatan, penggunaan terbanyak adalah attapulgite 600 mg sebanyak 154 penggunaan (22%), bentuk sediaan yang paling banyak digunakan adalah tablet sebanyak 334 penggunaan (48%), frekuensi penggunaan terbanyak yaitu 3×1 sebanyak 137 penggunaan (19%), dan seluruh obat diberikan melalui rute oral sebanyak 705 penggunaan (100%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | diare non-spesifik, penggunaan obat, puskesmas, terapi diare. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Mhs SILVI FITRIYANI |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 06:45 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 06:45 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8939 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
