Implementasi terapi genggam bola karet bergerigi dan latihan range of motion (ROM) pada pasien stroke dengan hemiparesis di Ruang Jabal Nur RSUD KHZ Musthafa

Putri Salsabila, Syifa and Rosdiana, Ida and Indriani, Novi and Aryanti, Dewi (2026) Implementasi terapi genggam bola karet bergerigi dan latihan range of motion (ROM) pada pasien stroke dengan hemiparesis di Ruang Jabal Nur RSUD KHZ Musthafa. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
FILE KEASLIAN PENELITIAN.pdf

Download (160kB)
[img] Text
FILE PENGESAHAN.pdf

Download (207kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf

Download (37kB)
[img] Text
COVER-LEMBAR LAMPIRAN.pdf

Download (234kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (183kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit yang mengakibatkan kematian terbesar di Indonesia. Pada tahun 2023, prevalensi stroke di Indonesia tercatat sebanyak 3,4 juta kasus, meningkat dari tahun 2022, sebanyak 2,54 juta kasus. Provinsi Jawa Barat terletak pada urutan ke-4, memiliki prevalensi sebanyak 114.619 orang, yaitu sekitar 10% yang mengalami stroke. Stroke dapat dibedakan menjadi dua, yaitu stroke hemoragik dan stroke iskemik. Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Sedangkan stroke iskemik merupakan terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah menuju otak. Gangguan pada sistem saraf akibat stroke dapat menyebabkan hilangnya kontrol gerakan secara sadar, yang memicu hemiparesis. Hemiparese merupakan kelemahan pada salah satu sisi anggota tubuh dan merupakan gangguan motorik yang paling sering dialami oleh klien penderita stroke. Penatalaksanaan nonfarmakologis untuk meningkatkan kekuatan otot, salah satunya yaitu dengan genggam bola karet bergerigi dan latihan range of motion (ROM), terapi ini dapat meningkatkan fleksibilitas rentang gerak dan menstimulasi saraf motorik pada ekstremitas. Penulisan KTI ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi terapi genggam bola karet bergerigi dan latihan range of motion (ROM) terhadap kekuatan otot pada pasien stroke dengan hemiparesis. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses studi kasus dilaksanakan di RSUD KHZ Musthafa selama 4 hari berturut-turut pada 1 pasien stroke. Studi kasus ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kekuatan otot pada pasien setelah dilakukan terapi. Kekuatan otot pada pasien meningkat dari skor 3 menjadi skor 5. Pelaksanaan terapi ini mampu meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke dengan masalah hemiparesis. Diharapkan pasien dapat melanjutkan intervensi ini sebagai pendamping terapi farmakologis yang berguna untuk meningkatkan kekuatan otot.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Stroke, Terapi Genggam Bola Karet Bergerigi, Terapi Range Of Motion (ROM).
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Mhs Syifa Putri Salsabila
Date Deposited: 20 Jul 2026 03:26
Last Modified: 20 Jul 2026 03:26
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8925

Actions (login required)

View Item View Item