Sita Fatmah, SF (2026) ANALISIS HUBUNGAN TINDAKAN INDUKSI PERSALINAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD dr. SLAMET GARUT TAHUN 2025. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
1. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf Download (362kB) |
|
|
Text
Persetujuan pembimbing.pdf Download (397kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
3. Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf Download (468kB) |
|
|
Text
4. Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
5. BAB 1.pdf Download (433kB) |
|
|
Text
5. BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (684kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (594kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (472kB) | Request a copy |
|
|
Text
5. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
7. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Induksi persalinan merupakan salah satu tindakan obstetri yang sering dilakukan dalam praktik pelayanan kesehatan untuk mempercepat proses persalinan pada kondisi tertentu. Meskipun bertujuan untuk meningkatkan keselamatan ibu dan janin, tindakan ini berpotensi menimbulkan komplikasi, seperti perdarahan postpartum pada ibu dan asfiksia neonatorum pada bayi. Kedua kondisi tersebut masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal serta neonatal, sehingga penting untuk dilakukan kajian ilmiah mengenai dampak dari tindakan induksi persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tindakan induksi persalinan dengan kejadian perdarahan postpartum dan asfiksia neonatorum di RSUD dr. Slamet Garut Tahun 2025. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 411 ibu bersalin yang diambil menggunakan teknik systematic random sampling dari data rekam medis tahun 2025. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persalinan dengan tindakan induksi sebesar 48,7%. Kejadian perdarahan postpartum sebesar 31,1% dan asfiksia neonatorum sebesar 32,4%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tindakan induksi persalinan dengan kejadian perdarahan postpartum dan asfiksia neonatorum (p=0,000). Kesimpulan: Tindakan induksi persalinan berhubungan dengan peningkatan risiko kejadian perdarahan postpartum dan asfiksia neonatorum. Maka, diperlukan pertimbangan indikasi yang tepat dan pemantauan yang optimal dalam pelaksanaan induksi persalinan guna meminimalkan risiko komplikasi pada ibu dan bayi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Induksi persalinan, perdarahan postpartum, asfiksia neonatorum | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics | ||||||||
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan | ||||||||
| Depositing User: | Mhs Sita Fatmah | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:20 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:20 | ||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8906 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
