asuhan kebidanan pada anak usia prasekolah dengan gizi kurang di wilayah kerja puskesmas bantar kota tasikmalaya tahun 2026

Julianti, Ayu Tri (2026) asuhan kebidanan pada anak usia prasekolah dengan gizi kurang di wilayah kerja puskesmas bantar kota tasikmalaya tahun 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text (pernyataan orisinalitas halaman depan)
pernyataan orisinalitas.pdf

Download (323kB)
[img] Text (Halaman pengesahan halaman depan)
Halaman Pengesahan.pdf

Download (517kB)
[img] Text (Persetujuan publikasi halaman depan)
Persetujuan Publikasi.pdf

Download (425kB)
[img] Text (Halaman depan)
1. halaman judul.pdf

Download (549kB)
[img] Text (Bab 1)
2. bab 1.pdf

Download (425kB)
[img] Text (Bab II)
3. bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (504kB)
[img] Text (Bab III)
4. bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (464kB)
[img] Text (Bab IV)
5. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (639kB)
[img] Text (Bab V)
6. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (394kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
7. daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB)
[img] Text (Lampiran)
8. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Gizi kurang didefinisikan sebagai kondisi ketika seseorang mengalami kekurangan zat gizi, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, yang ditandai dengan nilai z-score berada pada rentang -3SD hingga <-2SD. Kondisi ini dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan anak, khususnya pada kemampuan kognitif dan IQ. Hal ini dibuktikan melalui penelitian pada lebih dari 18.000 anak Indonesia usia 36–72 bulan yang menunjukkan adanya gangguan perkembangan kognitif pada anak dengan status gizi kurang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya gizi kurang adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kalori harian anak. Asuhan kebidanan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PMT berbahan lokal terhadap kenaikan berat badan anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berupa intervensi pemberian PMT lokal selama 3 minggu. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa anak mengalami penurunan nafsu makan dan tidak mengalami peningkatan berat badan, sehingga ditegakkan diagnosis kebidanan yaitu gizi kurang. Setelah dilakukan asuhan kebidanan, hasil menunjukkan adanya peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan anak. Dengan demikian, pemberian PMT berbahan lokal terbukti dapat membantu meningkatkan berat badan sekaligus mendukung konsentrasi anak, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi dalam praktik kebidanan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Anak Prasekolah, Asuhan Kebidanan, Gizi Kurang, Pemberian Makanan Tambahan Lokal.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan
Depositing User: Mhs Ayu Tri Julianti
Date Deposited: 13 Jul 2026 08:24
Last Modified: 13 Jul 2026 08:24
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8811

Actions (login required)

View Item View Item