PENGARUH MUSIK LULLABY TERHADAP KESTABILAN TANDA-TANDA VITAL BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG PERINATOLOGI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

Yuliana, Dewi (2026) PENGARUH MUSIK LULLABY TERHADAP KESTABILAN TANDA-TANDA VITAL BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG PERINATOLOGI RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (408kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (335kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (182kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (243kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (547kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (445kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (346kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) berisiko mengalami ketidakstabilan tanda-tanda vital akibat ketidakmatangan organ, terutama sistem pernapasan dan termoregulasi. Terapi musik lullaby merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat memberikan efek relaksasi dan membantu menstabilkan kondisi fisiologis bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh musik lullaby terhadap kestabilan tanda-tanda vital pada bayi BBLR.. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua pasien BBLR yang dirawat di ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya pada tanggal 03–05 Juni 2026. Intervensi berupa terapi musik lullaby diberikan selama 30 menit, satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran frekuensi nadi, suhu tubuh, frekuensi napas, dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian ini pada pasien 1 terjadi penurunan frekuensi nadi sebesar 3 kali/menit pada hari pertama serta 12 kali/menit pada hari kedua dan ketiga, penurunan frekuensi napas sebesar 0, 1, dan 4 kali/menit, serta peningkatan saturasi oksigen sebesar 1%, 1%, dan 2%. Pada pasien 2 terjadi penurunan frekuensi nadi sebesar 1 kali/menit pada hari pertama dan 5 kali/menit pada hari kedua serta ketiga, penurunan frekuensi napas sebesar 7, 3, dan 7 kali/menit, serta peningkatan saturasi oksigen sebesar 2%, 3%, dan 3%. Suhu tubuh kedua pasien tetap berada dalam rentang normal selama intervensi. Kesimpulan yaitu Terapi musik lullaby menunjukkan respons positif terhadap kestabilan tanda-tanda vital pada bayi BBLR, ditandai dengan penurunan frekuensi nadi dan frekuensi napas, kestabilan suhu tubuh, serta peningkatan saturasi oksigen. Kata kunci: BBLR, Frekuensi Napas, Frekuensi Nadi, Saturasi Oksigen, Suhu Tubuh, Musik Lullaby.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
UNSPECIFIEDHerliana, Lia4014047302liaherliana3@gmail.com
UNSPECIFIEDRosuliana, Novi Enis0730118701ikhsanovi@gmail.com
UNSPECIFIEDMustika, IaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: BBLR, Frekuensi Napas, Frekuensi Nadi, Saturasi Oksigen, Suhu Tubuh, Musik Lullaby.
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > NERS
Depositing User: Mhs Dewi Yuliana
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:15
Last Modified: 20 Jul 2026 04:15
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8576

Actions (login required)

View Item View Item