Tresna Lyrawati, Endah (2026) Gambaran Sifat Organoleptik dan Kandungan Gizi Cookies Subtitusi Tepung Sukun dan Tepung Tempe Untuk Alternatif Makanan Tambahan Balita. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text (Halaman Pernyataan Orisinalitas)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (84kB) |
|
|
Text (Halaman Pengesahan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (86kB) |
|
|
Text (Lembar Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah)
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (95kB) |
|
|
Text (Halaman Judul)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (416kB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf Download (87kB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (151kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (271kB) |
|
|
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (150kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 prevalensi stunting sebesar 21,5%, wasting 8,5%, dan underweight 15,9%. Kondisi ini menunjukkan masih tingginya kasus kekurangan gizi pada anak. Salah satu upaya perbaikan gizi yaitu melalui pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bergizi tinggi yang mudah diterima anak, seperti cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat organoleptik dan kandungan gizi cookies substitusi tepung sukun dan tepung tempe sebagai alternatif makanan tambahan balita. Tepung sukun merupakan bahan pangan lokal sumber karbohidrat yang bebas gluten, tinggi pati (±76%) dan potensial menggantikan tepung terigu. Tepung tempe berasal dari fermentasi kedelai, salah satu pangan khas Indonesia dengan protein tinggi (±46%), lemak yang baik, serta mengandung asam amino dan antioksidan alami. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan analisis deskriptif. Penelitian terdiri dari tiga formulasi yiatu 1 (75%:25% + 50%), 2 (75%:25% + 55%), dan 3 (75%:25% + 60%). Uji organoleptik dilakukan oleh 30 panelis tidak terlatih untuk menilai warna, aroma, tekstur, dan rasa. Kesimpulan formulasi terbaik yang bisa dijadikan alternatif makanan tambahan balita adalah dengan perbandingan formula 2 dengan rata-rata skor organoleptik 5,5 (kategori agak suka). Kandungan gizi formula 2 per 100 gram yaitu energi 370 kkal, protein 14 g, lemak 28 g, karbohidrat 48 g. Cookies ini telah memenuhi syarat sebagai alternatif makanan tambahan (10-16%) kandungan zat gizi makro. Harga pokok produksi sebesar Rp 17.074 per 100 g dan harga jual Rp 18.781. Produk ini dapat menjadi alternatif makanan tambahan balita.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Cookies, Tepung Sukun, Tepung Tempe, Organoleptik, Kadar Air, Kandungan Gizi, Harga Pokok Produksi. |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Depositing User: | Mhs Endah Tresna Lyrawati |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 04:51 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 04:51 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
