Gambaran Sosiodemografi dan Perilaku Kesehatan Gigi pada Ibu Anak Stunting di Kelurahan Kersamenak Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya

Agenchi, Willy (2026) Gambaran Sosiodemografi dan Perilaku Kesehatan Gigi pada Ibu Anak Stunting di Kelurahan Kersamenak Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

[img] Text (COVER)
1. COVER.pdf

Download (197kB)
[img] Text (MOTTO)
3. MOTTO.pdf

Download (87kB)
[img] Text (ABSTRAK)
4. ABSTRAK.pdf

Download (155kB)
[img] Text (KATA PENGANTAR)
2. KATA PENGANTAR.pdf

Download (93kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (57kB)
[img] Text (BAB I)
6. BAB I.pdf

Download (112kB)
[img] Text (BAB II)
7. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
8. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
10. BAB V.pdf

Download (90kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (174kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
12. LAMPIRAN.pdf

Download (662kB)

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat global yang masih menjadi perhatian karena berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Secara global, lebih dari 140 juta balita mengalami stunting, dengan prevalensi tertinggi berada di kawasan Asia dan Afrika. Di Indonesia, berdasarkan SSGI tahun 2022, prevalensi stunting mencapai 21,6% atau sekitar 2122 dari 100 balita, mengalami penurunan dari 24,4% pada tahun 2021. Meskipun terjadi penurunan sebesar 2,8 poin persentase, angka tersebut masih berada di atas batas yang ditetapkan WHO yaitu di bawah 20%, sehingga stunting masih menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan upaya pencegahan dan penanganan berkelanjutan. Tujuan: Mengetahui gambaran sosiodemografi dan perilaku kesehatan gigi pada ibu anak stunting di Kelurahan Kersamenak Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Metode: Deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel 57 responden dengan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Alat ukur menggunakan lembar kuesioner sosiodemografi dan lembar kuesioner perilaku kesehatan gigi. Hasil: Gambaran sosiodemografi menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berusia 30–39 tahun (50,9%), berstatus menikah (100%), berpendidikan terakhir SMA/sederajat (57,9%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (96,5%), berpenghasilan Rp1.000.000–Rp2.000.000 per bulan (57,9%), memiliki 2 orang anak (52,6%), serta memiliki jaminan kesehatan BPJS/KIS (79%). Gambaran perilaku kesehatan gigi ibu anak stunting berada dalam kategori kurang 39 orang (68,4%). Kesimpulan: Gambaran sosiodemografi ibu anak stunting didominasi oleh kelompok usia produktif, pendidikan menengah, dan ekonomi menengah ke bawah, sedangkan perilaku kesehatan gigi secara umum masih belum optimal dengan mayoritas berada dalam kategori kurang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRismayani, Lina403005910UNSPECIFIED
Thesis advisorRobbihi Hilmiy, Ila4027108601UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Sosiodemografi, Perilaku Kesehatan Gigi, Ibu, Anak Stunting
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Keperawatan Gigi > D3 Kesehatan Gigi
Depositing User: WILLY AGENCHI
Date Deposited: 25 Sep 2026 03:32
Last Modified: 29 Sep 2026 03:44
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10626

Actions (login required)

View Item View Item