IMPLEMENTASI SHAKER EXERCISE PADA PASIEN STROKE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENELAN DI RSUD KHZ MUSTHAFA

Arrofi, Fahri Imam (2026) IMPLEMENTASI SHAKER EXERCISE PADA PASIEN STROKE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENELAN DI RSUD KHZ MUSTHAFA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text (Persetujuan Pembimbing)
Persetujuan Pembimbing.pdf

Download (119kB)
[img] Text (Halaman Pernyataan orsinilitas)
Halaman Pernyataan Orsinalitas.pdf

Download (198kB)
[img] Text (Lembar Pengesahan)
Halaman Pengesahan.pdf

Download (375kB)
[img] Text (Lembar Persetujuan)
PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf

Download (118kB)
[img] Text (Halaman Judul)
Halaman Gabungan.pdf

Download (639kB)
[img] Text (BAb 1)
Bab 1.pdf

Download (183kB)
[img] Text (Bab 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (Bab 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[img] Text (Bab 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[img] Text (Bab 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
referensi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Implementasi Shaker Exercise pada Pasien Stroke Dalam Meningkatkan Kemampuan Menelan Di RSUD KHZ Musthafa Fahri Imam Arrofi 1 Ns. Arip Rahman M. Tr. Kep. 2 Hj. Yanti Cahyati S.Kep, Ners, M.Kep. 3 Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan yang dapat menimbulkan berbagai gangguan neurologis, salah satunya disfagia atau gangguan menelan. Disfagia pada pasien stroke terjadi akibat gangguan saraf yang berperan dalam proses menelan sehingga meningkatkan risiko aspirasi, malnutrisi, dehidrasi, serta komplikasi lain yang dapat memperburuk kondisi pasien. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menelan adalah Shakers Exercise, yaitu latihan yang bertujuan memperkuat otot suprahyoid sehingga membantu meningkatkan fungsi menelan. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Shakers Exercise pada pasien stroke dalam meningkatkan kemampuan menelan di RSUD KHZ Musthafa. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada satu pasien stroke yang mengalami gangguan menelan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi literatur. Penilaian kemampuan menelan dilakukan menggunakan instrumen Gugging Swallowing Screen (GUSS). Intervensi Shakers Exercise diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali sehari selama 15 menit dan dilakukan 30 menit sebelum makan. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menelan setelah pemberian Shakers Exercise. Nilai GUSS meningkat dari skor awal 12 yang menunjukkan disfagia sedang menjadi 17 pada hari kelima yang menunjukkan disfagia ringan. Selain peningkatan skor GUSS, pasien menunjukkan perbaikan berupa berkurangnya batuk, tersedak, dan mengiler saat makan maupun minum. Pasien juga mampu mengikuti dan melakukan latihan secara lebih mandiri setelah beberapa kali pelaksanaan terapi. Kesimpulan studi kasus ini menunjukkan bahwa implementasi Shakers Exercise dapat membantu meningkatkan kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia. Disarankan agar terapi ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam upaya meningkatkan fungsi menelan dan mencegah komplikasi akibat disfagia pada pasien stroke. Kata kunci: Stroke, Disfagia, Shakers Exercise, Kemampuan Menelan, nilai GUSS. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Stroke, Disfagia, Shakers Exercise, Kemampuan Menelan, nilai GUSS.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Mhs Fahri Imam Arrofi
Date Deposited: 04 Sep 2026 08:54
Last Modified: 04 Sep 2026 08:54
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10475

Actions (login required)

View Item View Item