Lathifah, Nahdah Nabilah (2026) Gambaran Penggunaan Obat Diuretik Pasien Gagal Jantung (Congestive Heart Failure) Pada Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2024. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINILITAS.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (107kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (371kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (384kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (295kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (85kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (165kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (559kB) |
Abstract
Gagal jantung kongestif (Congestive Heart Failure) merupakan keadaan patofisiologis ketika jantung sebagai pompa tidak mampu memenuhi kebutuhan darah untuk metabolisme jaringan. Penatalaksanaan gagal jantung dilakukan secara komprehensif melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis sesuai pedoman. Terapi diuretik berperan penting dalam mengurangi retensi cairan dan memperbaiki gejala kongesti pada pasien gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat diuretik pada pasien gagal jantung kongestif rawat inap di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2024 berdasarkan karakteristik pasien, zat aktif, golongan obat, dosis, bentuk sediaan, rute pemberian, dan frekuensi pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien gagal jantung kongestif periode Januari–Desember 2024. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 110 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia 55–64 tahun (31%) dengan proporsi jenis kelamin laki-laki dan perempuan yang seimbang, yaitu masing-masing 55 pasien (50%). Penggunaan zat aktif diuretik didominasi oleh furosemide sebanyak 169 penggunaan (76%), diikuti spironolactone sebanyak 52 penggunaan (23%) dan hidroklorotiazid sebanyak 2 penggunaan (1%). Berdasarkan golongan obat, diuretik kuat merupakan yang paling banyak digunakan (76%). Dosis yang paling sering diberikan adalah furosemide injeksi 20 mg/mL (45%). Bentuk sediaan yang paling banyak digunakan adalah tablet (56%) dengan rute pemberian oral (56%), sedangkan frekuensi pemberian terbanyak adalah 1×1 sebanyak 215 penggunaan (96%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat diuretik pada pasien gagal jantung kongestif di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2024 didominasi oleh furosemide dari golongan diuretik kuat, dengan pola penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan klinis pasien dalam penatalaksanaan gagal jantung kongestif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | gagal jantung kongestif, diuretik, furosemide, penggunaan obat, terapi. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Lathifah Nahdah Nabilah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:16 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10421 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
