PENERAPAN TERAPI FACE EXPRESSION DAN ORAL MOTORIC EXERCISE UNTUK MENUNJANG KOMUNIKASI PADA PASIEN STROKE DENGAN AFASIA DI RSUD DR SOEKARDJO

Nurohmah, Anisa (2026) PENERAPAN TERAPI FACE EXPRESSION DAN ORAL MOTORIC EXERCISE UNTUK MENUNJANG KOMUNIKASI PADA PASIEN STROKE DENGAN AFASIA DI RSUD DR SOEKARDJO. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (267kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (276kB)
[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (235kB)
[img] Text (Halaman Depan)
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (427kB)
[img] Text (Halaman Depan)
BAB 1.pdf

Download (294kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (527kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (374kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (256kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (659kB)

Abstract

Stroke merupakan gangguan fungsi neurologis akibat gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi salah satunya yaitu afasia atau gangguan komunikasi verbal. Afasia menyebabkan pasien mengalami kesulitan berbicara, memahami bahasa, membaca, dan menulis sehingga memerlukan intervensi rehabilitatif. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang dapat diberikan yaitu terapi face expression dan oral motoric exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi face expression dan oral motoric exercise pada pasien stroke dengan afasia di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Intervensi dilakukan selama 3 hari melalui latihan ekspresi wajah dan latihan motorik oral secara bertahap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi verbal yang ditandai dengan peningkatan skor Aphasia Severity Rating Scale (ASRS) dari nilai 3 menjadi 4, artikulasi bicara lebih jelas, dan bicara pelo mulai berkurang. Terapi face expression dan oral motoric exercise dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada pasien stroke dengan afasia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
AuthorNurohmah, AnisaP20620123059anisanurohmah2204@gmail.com
TeacherRosdiana, Ida4027087701ida.rosdiana@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
TeacherIndriani, Novi4028118601novi.indriani@dosen.poltekkes.ac.id
TeacherAdini, Syaukia4014088701syaukia.adini@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Uncontrolled Keywords: Stroke, Afasia, Face Expression, Oral Motoric Exercise, Komunikasi Verbal
Subjects: A General Works > AS Academies and learned societies (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Mhs Anisa Nurohmah
Date Deposited: 02 Sep 2026 04:29
Last Modified: 02 Sep 2026 04:29
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10392

Actions (login required)

View Item View Item