NURPATIMAH, NAZWA ALYA (2026) Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Preeklamsia Di Ruang PONED Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya 2023-2025. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Pernyataan_Orisinalitas_Nazwa_Alya.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
Halaman_Pengesahan.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
KTI_Nazwa_Alya_Bagian_Awal.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB_1_KTI_Nazwa_Alya.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
BAB_II_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
BAB_III_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) |
|
|
Text
BAB_IV_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
Text
BAB_V_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (136kB) |
|
|
Text
Daftar_Pustaka_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (171kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_KTI_Nazwa_Alya.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
|
Text
Persetujuan Publikasi.pdf Download (148kB) |
Abstract
Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi (≥140/90 mmHg) setelah usia kehamilan 20 minggu dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius bagi ibu maupun janin. Di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya masih ditemukan kasus preeklamsia pada tahun 2023–2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien preeklamsia di ruang PONED Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien preeklamsia periode 2023–2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 77 pasien yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien preeklamsia paling banyak berada pada kelompok usia 26–35 tahun sebanyak 34 pasien (44%). Berdasarkan tipe preeklamsia, sebagian besar pasien mengalami preeklamsia ringan sebanyak 46 pasien (60%), sedangkan preeklamsia berat sebanyak 31 pasien (40%). Terapi yang paling banyak digunakan adalah terapi tunggal berupa Ringer Laktat pada preeklamsia ringan sebanyak 46 pasien (60%), sedangkan pada preeklamsia berat digunakan kombinasi magnesium sulfat (MgSO4) dan Ringer Laktat sebanyak 31 pasien (40%). Seluruh terapi diberikan melalui rute parenteral (intravena).
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Preeklamsia, penggunaan obat, magnesium sulfat, Ringer Laktat, PONED | ||||||||||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||||||||||||||||||
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D3 Farmasi | ||||||||||||||||||||
| Depositing User: | Mhs Nazwa Alya Nurpatimah | ||||||||||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 06:16 | ||||||||||||||||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 06:16 | ||||||||||||||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10304 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
