Yuliani, Herni (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY A USIA 26 TAHUN G3P1A1 DI TPMB BIDAN P WILAYAH KERJA PUSKESMAS CILEMBANG KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026. Other thesis, POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA.
|
Text
LEMBAR ORISINALITAS.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (360kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (122kB) |
Abstract
Continuity of Care (COC) adalah asuhan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan mendeteksi penyulit atau komplikasi sedini mungkin sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih tergolong tinggi di Indonesia. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A usia 26 tahun G3P1A1 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cilembang Kota Tasikmalaya, meliputi kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga perencanaan KB. Asuhan dilaksanakan dengan pendekatan manajemen kebidanan tujuh langkah Varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP sejak Mei 2026. Selama kehamilan, Ny. A mengalami nyeri punggung yang diatasi dengan endorphin massage. Pada kala I persalinan, diberikan asuhan komplementer berupa teknik rebozo untuk mengurangi nyeri kontraksi. Persalinan berlangsung normal dengan bayi lahir spontan, menangis kuat, disertai robekan perineum derajat dua. Masa nifas berlangsung fisiologis, dengan keluhan produksi ASI yang belum optimal pada hari ketiga yang berhasil diatasi melalui pijat oksitosin dan konsumsi sari kacang hijau. Bayi baru lahir dalam kondisi sehat tanpa komplikasi hingga usia 14 hari. Secara keseluruhan, tidak ditemukan kesenjangan berarti antara teori dan praktik asuhan yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A telah sesuai standar pelayanan kebidanan dan berlangsung fisiologis, dengan penerapan asuhan komplementer—endorphin massage, teknik rebozo, dan pijat oksitosin—yang terbukti efektif membantu mengatasi ketidaknyamanan pada setiap tahap asuhan. Kata kunci: asuhan kebidanan berkelanjutan, continuity of care, kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mhs Herni Yuliani |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 08:36 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:36 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/10278 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
