Syifa Aurell Maylafatriadi, Syifa (2026) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. P TRIMESTER I DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf Download (351kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH.pdf Download (393kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (182kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (131kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (168kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (121kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (177kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kehamilan merupakan perubahan fisiologis yang didukung oleh pergeseran hormonal estrogen, progesteron, dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG), yang dapat menyebabkan mual dan muntah atau emesis gravidarum. Jika tidak diobati, dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum, yang menyebabkan dehidrasi, hemokonsentrasi, dan risiko bagi ibu dan janin. WHO melaporkan 152.376 kasus secara global pada tahun 2022, sementara Indonesia mencatat 2.265 kasus pada tahun 2021. Di Jawa Barat, 13% ibu hamil mengalami mual dan muntah pada tahun 2021. Sebuah studi pendahuluan di Desa Sukahurip, Kota Tasikmalaya, menemukan bahwa 5 dari 13 ibu hamil trimester pertama (38,46%) mengalami emesis gravidarum Banyak ibu dan keluarga primigravida kurang memiliki pengetahuan tentang penanganan mual dan muntah selama kehamilan. Pengobatan herbal tradisional seperti jahe, lemon, dan kunyit dapat digunakan untuk penanganan mandiri, tetapi membutuhkan pendidikan dan pemberdayaan yang tepat. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan bagi ibu hamil trimester pertama dengan emesis gravidarum di wilayah Tamansari, Kota Tasikmalaya, menggunakan dokumentasi SOAP. Tujuan spesifik meliputi melakukan penilaian subjektif dan objektif, menganalisis data, merencanakan dan melaksanakan perawatan, serta mengevaluasi hasil. Studi ini menerapkan asuhan kebidanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021. Studi ini menekankan pemberdayaan keluarga melalui edukasi tentang pembuatan minuman herbal dan manfaatnya. Pemberian asuhan kebidanan terstruktur diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan klien, mencegah komplikasi, dan berfungsi sebagai referensi praktis bagi bidan, lembaga pendidikan, dan penyedia layanan kesehatan dalam menangani emesis gravidarum pada trimester pertama
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan, Emesis Gravidarum, Trimester Pertama |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs Syifa Aurell Maylafatriadi |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 01:47 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 01:47 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9848 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
