Afifah, Luthfiah Nurul (2026) Gambaran Efek Samping Potensial Penggunaan Obat Diabetes Melitus pada Pasien Lansia di Puskesmas Padasuka Kabupaten Sumedang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.
|
Text
HALAMAN ORISINILITAS_KTI LUTHFIAH.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN_KTI LUTHFIAH.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
HALAMAN PUBLIKASI_KTI LUTHFIAH.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL_KTI LUTHFIAH.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
BAB I_KTI LUTHFIAH.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
BAB II_KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (512kB) |
|
|
Text
BAB III_KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB IV_ KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text
BAB V_KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (181kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_KTI LUTHFIAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes melitus pada lansia mencapai prevalensi global tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, yaitu 24,8% pada tahun 2024. Di Puskesmas Padasuka Kabupaten Sumedang, diabetes melitus menjadi penyakit ke-2 tertinggi pada pasien lansia dengan 242 kasus di tahun 2024, dan mengalami peningkatan menjadi 317 kasus di tahun 2025. Peningkatan lansia penderita diabetes melitus menyebabkan meningkatnya penggunaan obat antidiabetes dan risiko efek samping akibat penurunan fisiologis yang memengaruhi metabolisme obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek samping potensial penggunaan obat diabetes melitus pada pasien lansia di Puskesmas Padasuka Kabupaten Sumedang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil secara purposive sampling pada lansia penderita diabetes melitus di Puskesmas Padasuka periode Januari-Oktober 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup mengenai efek samping potensial obat antidiabetes melitus yang telah dilakukan uji validitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes melitus lansia didominasi oleh kelompok usia 60–74 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Jenis obat antidiabetes yang paling banyak digunakan adalah terapi kombinasi metformin dengan glimepirid (42,12%). Efek samping potensial yang paling banyak ditemukan pada penggunaan metformin adalah lesu (62,5%) dan penurunan nafsu makan (54,6%), pada glibenklamid adalah penglihatan kabur (83,3%) dan pusing (75%), sedangkan pada glimepirid adalah penglihatan kabur (62,5%) dan sakit kepala (60%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat antidiabetes melitus pada pasien lansia di Puskesmas Padasuka masih menimbulkan berbagai efek samping potensial, sehingga diperlukan pemantauan efek samping obat untuk meningkatkan keamanan terapi. Kata Kunci: diabetes melitus, efek samping obat, lansia, obat antidiabetes
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: diabetes melitus, efek samping obat, lansia, obat antidiabetes |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | Mhs Luthfiah Nurul Afifah |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 06:44 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:44 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9203 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
