Pengaruh Pemberian Jus Nans Terhadap Keputihan Pada Remaja SMPN 1 Malausma Kabupaten Majalengka

Neng Siti Rahmawati, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya (2026) Pengaruh Pemberian Jus Nans Terhadap Keputihan Pada Remaja SMPN 1 Malausma Kabupaten Majalengka. Diploma thesis, poltekkes kemenkes tasikmalaya.

[img] Text
Halaman Orisinalitas Neng Siti Rahmawati .pdf

Download (345kB)
[img] Text
Halaman Pengesahan Neng Siti Rahmawati .pdf

Download (155kB)
[img] Text
Halaman Publikasi Neng Siti Rahmawati .pdf

Download (190kB)
[img] Text
HALAMAN JUDUL.pdf

Download (812kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (239kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (445kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (208kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)
[img] Text
LAMPIRAN (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Keputihan (fluor albus) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Jika tidak ditangani dengan tepat, keputihan non-spesifik berisiko memicu infeksi saluran reproduksi yang lebih berat. Buah nanas (Ananas comosus) mengandung enzim bromelain dan vitamin C tinggi yang memiliki karakteristik sebagai antiinflamasi, antibakteri, dan antimikotik alami guna mereduksi keputihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus nanas terhadap keputihan pada remaja SMPN 1 Malausma Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Metodologi: Jenis penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimen dengan rancangan One Group Pre-test and Post-test Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 30 responden remaja putri lintas jenjang kelas yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skrining gejala klinis keputihan komposit bertingkat (skor 0–18). Intervensi dilakukan dengan pemberian jus nanas (200 gram daging nanas segar + 100 ml air) sebanyak satu kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Analisis statistik univariat dan bivariat diuji menggunakan McNemar Test. Hasil: Sebelum diberikan intervensi (pre-test), seluruh responden (100%) berada pada kategori keputihan abnormal dengan rata-rata nilai skor kuesioner sebesar 6,37 (kategori sedang). Setelah diberikan intervensi jus nanas (post-test), terjadi penurunan signifikan secara klinis di mana 24 responden (80%) sembuh total dan kembali ke kategori normal dengan nilai rata-rata skor akhir turun drastis menjadi 1,53. McNemar Test menunjukkan nilai signifikansi p-value sebesar 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Pemberian jus nanas secara rutin terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat gejala klinis keputihan serta efektif mengembalikan kondisi flora normal vagina pada remaja putri di SMPN 1 Malausma. Intervensi herbal ini dapat dijadikan alternatif tata laksana komplementer kebidanan yang aman, mandiri, dan berbasis bukti bagi remaja di institusi sekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
Depositing User: Mhs Neng Siti Rahmawati
Date Deposited: 08 Jul 2026 03:10
Last Modified: 08 Jul 2026 03:10
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/9193

Actions (login required)

View Item View Item