Ningsih, Mila Puji (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Peningkatan Berat Badan Akseptor KB Suntik 3 Bulan Di Tempat Praktik Mandiri Bidan N Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
LEMBAR ORSINILITAS.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (277kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (291kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (119kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (184kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan berat badan merupakan salah satu efek samping yang sering dikeluhkan oleh akseptor KB suntik 3 bulan. Kandungan hormon progesteron dalam kontrasepsi suntik dapat meningkatkan nafsu makan, menyebabkan retensi cairan, dan memengaruhi metabolisme lemak sehingga berpotensi menimbulkan peningkatan berat badan. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan antara lain usia, paritas, status gizi, dan lama pemakaian kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan di TPMB N Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 40 akseptor KB suntik 3 bulan dengan sampel sebanyak 32 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari lembar checklist, data register KB, dan pengukuran berat badan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun, multipara, memiliki status gizi normal, dan menggunakan KB suntik 3 bulan kurang dari 1 tahun. Sebanyak 30 responden (93,8%) mengalami peningkatan berat badan. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara paritas dengan peningkatan berat badan (p=0,044) dan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan (p=0,020). Sementara itu, usia dan status gizi tidak berhubungan dengan peningkatan berat badan (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan adalah paritas dan lama pemakaian kontrasepsi. Usia dan status gizi tidak terbukti berhubungan dengan peningkatan berat badan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memberikan konseling mengenai kemungkinan terjadinya peningkatan berat badan selama penggunaan KB suntik 3 bulan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KB suntik 3 bulan, peningkatan berat badan, paritas, status gizi, lama pemakaian. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RS Pharmacy and materia medica R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs MILA PUJI NINGSIH |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:07 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:07 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
