Silpia Apriliani, Silpia Apriliani (2026) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. S USIA 20 TAHUN P2A0 CALON AKSEPTOR KB SUNTIK 1 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
pernyataan orisinalitas.pdf Download (57kB) |
|
|
Text
halaman pengesahan .pdf Download (113kB) |
|
|
Text
pernyataan publikasi.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
BAB II-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (697kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (207kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (144kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (199kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (969kB) | Request a copy |
Abstract
Keluarga Berencana (KB) adalah upaya mengatur jumlah dan jarak kelahiran untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Namun masih ada masalah unmet need yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan, pengalaman negatif, dan faktor psikologis dalam pemilihan metode kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan kepada Ny. S, usia 20 tahun, P2A0, sebagai calon akseptor KB suntik 1 bulan dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan penerapan manajemen kebidanan 7 langkah Varney. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan evaluasi berkelanjutan. Pengkajian menunjukkan klien mengalami unmet need dan trauma kontrasepsi akibat riwayat ekspulsi IUD. Kondisi fisik klien berada dalam batas normal dan memenuhi kriteria kelayakan medis untuk kontrasepsi hormonal. Asuhan yang diberikan meliputi konseling menggunakan media ABPK, edukasi tentang risiko kehamilan dengan jarak yang terlalu dekat, serta informasi pilihan metode kontrasepsi. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, penurunan kecemasan, dan keyakinan klien memilih KB suntik 1 bulan dengan dukungan suami. Kesimpulannya, asuhan kebidanan yang menekankan pemberdayaan keluarga dan konseling efektif mengatasi hambatan psikologis dan meningkatkan ketepatan pemilihan metode kontrasepsi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan, KB Suntik 1 Bulan Keluarga Berencana, Konseling, Unmet Need |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Mhs Silpia Apriliani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 01:40 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 01:40 |
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
