ASUHAN KEBIDANAN NIFAS PADA NY. E USIA 26 TAHUN P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2026

Silvi, Silvi (2026) ASUHAN KEBIDANAN NIFAS PADA NY. E USIA 26 TAHUN P1A0 DENGAN BENDUNGAN ASI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.

[img] Text (ORISINALITAS)
071_Silvi-4.pdf

Download (168kB)
[img] Text (Halaman Pengesahan)
halaman pengesahan.pdf

Download (102kB)
[img] Text (Halaman Persetujuan)
lembar persetujuan.pdf

Download (228kB)
[img] Text (Halaman Depan)
HALAMAN JUDUL REPOSITORY.pdf

Download (417kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I Refository.pdf

Download (156kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (426kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (212kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[img] Text (DAPUS)
DAPUS Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img] Text (DAFTAR LAMPIRAN)
DAFTAR LAMPIRAN Refository.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Bendungan ASI merupakan kondisi yang sering terjadi pada ibu nifas akibat pengosongan payudara yang tidak optimal sehingga menyebabkan payudara terasa bengkak, tegang, nyeri, dan pengeluaran ASI menjadi tidak lancar. Jika tidak segera ditangani, bendungan ASI dapat mengganggu proses menyusui dan meningkatkan risiko terjadinya mastitis. Tujuan: penyusunan laporan tugas akhir ini adalah melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan ASI melalui pendekatan pemberdayaan perempuan dan keluarga serta pendokumentasian SOAP. Metode: yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Subjek studi kasus adalah Ny. E usia 26 tahun P1A0 postpartum 28 hari dengan bendungan ASI di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil: pengkajian menunjukkan ibu mengeluh payudara bengkak, nyeri, dan ASI sulit keluar. Pemeriksaan fisik didapatkan payudara tampak tegang, bengkak, terdapat nyeri tekan, dan pengeluaran ASI sedikit. Asuhan yang diberikan meliputi edukasi tentang bendungan ASI, teknik menyusui yang benar, perawatan payudara dengan kompres hangat dan dingin, anjuran menyusui sesering mungkin, serta dukungan keluarga. Setelah dilakukan asuhan, kondisi ibu menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya nyeri dan pembengkakan serta meningkatnya kelancaran pengeluaran ASI. Kesimpulan: bahwa pemberian asuhan kebidanan melalui edukasi, perawatan payudara dengan kompres hangat dan dingin, serta dukungan keluarga efektif membantu mengatasi bendungan ASI pada ibu nifas. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi dan pendampingan kepada ibu nifas untuk mencegah dan menangani bendungan ASI sejak dini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ibu nifas, bendungan ASI, perawatan payudara, kompres hangat dan dingin, asuhan kebidanan
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan Kebidanan > D3 Kebidanan
Depositing User: Mhs Silvi Silvi
Date Deposited: 27 Jul 2026 04:33
Last Modified: 27 Jul 2026 04:33
URI: http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8571

Actions (login required)

View Item View Item