ANGGRAENI, RANI (2026) EVALUASI PROGRAM MBG (MAKAN BERGIZI GRATIS) TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS CIBATU TAHUN 2026. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA.
|
Text
Halaman orisinalitas.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
halaman Pengesahan.pdf Download (388kB) |
|
|
Text
lembar persetujuan Publikasi.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
Halaman Judul SKRIPSI rani asli.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (415kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (300kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
Lampiran Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
EVALUASI PROGRAM MBG (MAKAN BERGIZI GRATIS) TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS CIBATU TAHUN 2026 Rani Anggraeni Politeknik Kesehatan Tasikmalaya Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Email: anggraenir557@gmail.com ABSTRAK Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Cibatu masih tergolong tinggi yaitu sekitar 15% dengan jumlah balita stunting usia 12-59 bulan sebanyak 789 balita. Intervensi gizi untuk menanggulangi masalah gizi pada balita seperti Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pemerintah mengembangkan Program Makanan Bergizi (MBG) dengan pendekatan yang lebih luas dan terintegrasi lintas sektor untuk meningkatkan pemenuhan gizi pada balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) dalam upaya penurunan kejadian stunting pada balita 12-59 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh balita usia 12–59 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cibatu dengan total populasi 789 balita. Sapel sebanyak 266 orang yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling. Data diperoleh melalui pengukuran antopometri pada bulan Oktober 2025 sebelum pelaksanaan MBG dan bulan Februari 2026 sesudah program MBG. Data tersebut diperkuat dengan dokumen sekunder berupa buku KIA, register posyandu, dan laporan program gizi balita kemudian dianlisis dengan uji wilcoxon. Hasil dari penelitian ini didapatkan kejadian stunting pada balita sebelum adanya program MBG sebanyak 46 kasus (17,3%), sesudah adanya program MBG sebanyak 29 kasus (10,9%), sehingga ada penurunan sebesar 17 orang (36,9%). Adanya pengaruh pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) dengan dengan kejadian stunting dengan p value 0,000. kesimpulannya, program MBG dapat berpengaruh terhadap penurunan stunting pada balita. Kata kunci: Balita, Program MBG, Stunting
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Balita, Program MBG, Stunting | ||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
||||||||
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > D4 Kebidanan | ||||||||
| Depositing User: | Mhs RANI ANGGRAENI | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 05:34 | ||||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:18 | ||||||||
| URI: | http://repo.poltekkestasikmalaya.ac.id/id/eprint/8439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
